BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus menaruh perhatian pada kesejahteraan guru. Tak hanya soal gaji dan tunjangan, tetapi juga peningkatan kompetensi serta kualifikasi pendidikan.
Langkah ini jadi fokus Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar untuk mendorong mutu pendidikan di Bumi Bung Karno. Hal ini juga sesuai dengan amanah Wali Kota Blitar.
Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Ali Nurdin mengatakan, kesejahteraan guru bukan hanya urusan finansial, melainkan juga kualitas. Karena itu, dinas terus mendorong peningkatan kompetensi guru, baik ASN maupun non-ASN.
“Perhatian kami tidak hanya penghasilan, tapi juga bagaimana guru bisa terus berkembang. Salah satunya dengan memfasilitasi pendidikan lanjutan dan sertifikasi,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).
Menurutnya, dispendik sudah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas guru. Salah satunya dengan membantu guru yang belum bergelar sarjana (S-1) agar bisa melanjutkan pendidikan. Dinas juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan kementerian agar para guru bisa mendapat kesempatan lebih luas mengikuti program beasiswa pendidikan.
Tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka program kuliah S-1 gratis bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik. Di Kota Blitar, ada delapan guru yang lolos dan tengah mengikuti program tersebut.
“Masih ada sekitar 40 guru di Kota Blitar yang belum S-1. Kebanyakan dari mereka guru TK. Kami terus berusaha agar semuanya bisa terakomodasi,” terang Dindin.
Dindin menyebut peningkatan kualifikasi guru menjadi bagian penting dari upaya menaikkan kesejahteraan. Dengan bekal pendidikan yang lebih tinggi, guru bisa lebih profesional, berdaya saing, dan memiliki peluang karier yang lebih baik.
“Kalau kualifikasi sudah terpenuhi, guru akan lebih tenang dan percaya diri. Dampaknya tentu pada kualitas belajar mengajar,” tuturnya.
Dia menegaskan akan terus berkomitmen mendorong guru agar tidak berhenti belajar dan mengembangkan diri. “Guru itu ujung tombak pendidikan. Kalau gurunya kompeten, otomatis kualitas pendidikan di Kota Blitar juga meningkat,” pungkasnya.(sub/c1) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah