BLITAR – Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini bisa disimulasikan langsung lewat laman resmi Pusmendik Kemdikbud. Dalam video yang diunggah kanal YouTube Matlab pada 27 Oktober 2025, kreator Deni Handayani mencoba secara langsung fitur simulasi TKA Matematika SMA/MA/SMK yang disediakan di situs pusmendik.kemdikbud.go.id.
Simulasi ini menjadi perhatian publik karena disebut sebagai versi resmi pemerintah dan diyakini memiliki karakter soal yang mendekati tes TKA sesungguhnya. Tak heran, banyak siswa penasaran dan ingin menjajal seberapa sulit soal-soal yang disiapkan.
Menurut Deni, simulasi ini sangat membantu siswa yang sedang mempersiapkan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi. “Karena ini dari situs resmi Pusmendik, pasti bentuk soal dan tingkat kesulitannya mirip dengan ujian sebenarnya,” ujarnya dalam video berdurasi sekitar 20 menit itu.
Baca Juga: Lengkap! Ini Daftar Materi TKA 2025 Matematika yang Wajib Dipelajari Siswa SMA dan SMK
Langkah-Langkah Mengakses Simulasi TKA
Dalam videonya, Deni menjelaskan secara rinci cara mengikuti simulasi TKA resmi Pusmendik. Pertama, pengguna harus membuka situs pusmendik.kemdikbud.go.id. , lalu memilih menu Ayo Coba TKA. Setelah itu, peserta dapat memilih jenjang pendidikan yang diinginkan, seperti SMA, MA, atau SMK sederajat.
Selanjutnya, peserta memilih mata pelajaran yang akan diujikan. Deni memilih Matematika Wajib, dan langsung masuk ke laman login. Username dan password sudah tersedia otomatis dari sistem, sehingga peserta cukup menekan tombol “Login”. Setelah mengisi data dasar seperti nama dan jenis kelamin, pengguna akan mendapatkan token untuk memulai simulasi.
Durasi pengerjaan simulasi ini hanya 15 menit, dengan total 10 soal matematika. Deni menilai waktu tersebut cukup singkat sehingga peserta harus benar-benar fokus.
Baca Juga: Ganas Desak Pemkab Blitar Segera Cairkan Gaji PPPK, Ini Alasannya
Isi dan Tingkat Kesulitan Soal
Dalam simulasi tersebut, soal-soal yang muncul mencakup berbagai topik penting matematika SMA, seperti program linear, geometri, fungsi kuadrat, hingga trigonometri dasar.
Pada soal pertama, misalnya, peserta diminta menghitung pecahan campuran dengan kombinasi perkalian dan penjumlahan. Soal berikutnya menyinggung program linear, lalu trapesium sama kaki, dan fungsi kuadrat dengan bentuk f(x) = 4x² – 8x + 12.
Menurut Deni, sebagian soal tampak sederhana di awal, namun membutuhkan ketelitian tinggi dalam perhitungan. Ia bahkan mengaku beberapa kali melakukan kesalahan kecil akibat waktu yang terbatas. “Soalnya enggak bisa diremehkan. Butuh logika cepat dan pemahaman konsep,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti adanya variasi soal cerita seperti tagihan listrik apartemen, perbandingan proyeksi desain gedung, hingga kombinasi huruf dan angka pada kode kupon bazar sekolah. Bentuk soal yang beragam ini membuat peserta harus berpindah dari konsep hitungan ke logika kontekstual dalam waktu singkat.
Hasil Akhir dan Evaluasi
Setelah menyelesaikan simulasi, sistem langsung menampilkan hasil jawaban peserta beserta kunci jawabannya. Dari 10 soal yang dikerjakan, Deni hanya meleset di dua nomor. Ia menilai fitur pembahasan otomatis ini sangat membantu peserta dalam melakukan evaluasi belajar.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa simulasi ini hanya berupa contoh dan tidak mencerminkan jumlah atau bobot soal sebenarnya pada TKA nasional. “Soalnya hanya sampel, tapi sudah cukup menantang. Cocok untuk latihan cepat sebelum ujian,” jelasnya.
Respons dan Manfaat untuk Siswa
Sejak video ini diunggah, banyak siswa dan guru memberikan tanggapan positif di kolom komentar. Mereka menilai simulasi TKA resmi dari Pusmendik ini sangat berguna untuk mengukur kemampuan diri secara mandiri.
Baca Juga: Makna dan Wujud Cinta Tanah Air: Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini untuk Kemajuan Indonesia
Deni menutup videonya dengan ajakan agar pelajar mencoba sendiri simulasi tersebut. “Kalau mau tahu seberapa siap kalian menghadapi TKA, jangan nonton dulu videonya. Coba langsung di web Pusmendik, baru bandingkan hasilnya,” tuturnya.
Simulasi TKA ini kini menjadi topik hangat di kalangan pelajar SMA/SMK, terutama mereka yang tengah bersiap menghadapi ujian masuk perguruan tinggi. Selain gratis, simulasi ini memberikan gambaran nyata tentang format dan kesulitan soal TKA versi pemerintah.
Dengan munculnya simulasi resmi dari Pusmendik, para pelajar diharapkan semakin siap dan percaya diri dalam menghadapi ujian sebenarnya. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.