BLITAR - Distribusi buku kendali bagi siswa SD di Kota Blitar mengalami penundaan dari jadwal semula. Buku yang awalnya direncanakan dibagi pada Agustus lalu, baru bakal disalurkan pada November hingga Desember mendatang.
Penundaan ini terjadi karena proses pencetakan buku masih berlangsung, sehingga proses distribusi ke siswa harus mundur.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin menjelaskan, pendistribusian buku kendali akan difokuskan untuk jenjang SD mulai kelas 1 hingga kelas VI, dan dilakukan secara bertahap. Meskipun pembagian buku kendali terlambat, sekolah tetap melaksanakan program pembiasaan di kelas agar pembinaan karakter siswa tidak terhenti.
“Sekolah tetap menjalankan kegiatan pembiasaan di kelas meski buku kendali belum dibagikan. Jadi proses pembinaan karakter siswa tetap berjalan,” jelasnya kepada Koran ini Senin (3/11/2025).
Menurut dia, buku kendali memiliki peran penting dalam membantu guru dan orang tua memantau perkembangan siswa secara bersama. Dengan adanya buku ini, evaluasi karakter dan pembentukan disiplin anak diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar berencana menerapkan buku kendali aktivitas bagi seluruh siswa SD dan SMP sebagai langkah untuk mencegah anak dari kecanduan gawai maupun pengaruh lingkungan negatif. Buku tersebut juga berfungsi sebagai alat pemantauan aktivitas siswa di luar jam sekolah.
Setiap kegiatan siswa akan dicatat dan dilaporkan secara rutin ke pihak sekolah, kemudian dinilai sebagai dasar pemberian reward bagi siswa yang disiplin dan aktif. "Penerapan buku kendali ini dijadwalkan dimulai pada akhir Agustus, namun pelaksanaannya mundur hingga akhir tahun, karena proses pencetakan buku kendali yang belum rampung," tutupnya. (mg2/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah