Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dispusip Sebut di Blitar Minim Penulis Koleksi Muatan Lokal: Siap Dorong Program Kepenulisan

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 5 November 2025 | 23:25 WIB
BERPROSES: Dispusip tengah berupaya menambahkan koleksi muatan lokal.
BERPROSES: Dispusip tengah berupaya menambahkan koleksi muatan lokal.

 

BLITAR KAWENTAR – Upaya penguatan literasi lokal di Kabupaten Blitar masih menghadapi tantangan besar. Hingga saat ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Blitar belum memiliki koleksi buku bermuatan lokal yang memadai.

Meski telah ada kegiatan pelatihan dan pendampingan menulis, hasilnya baru menghasilkan satu karya yang siap diterbitkan.

Kepala Dispusip Kabupaten Blitar, Jumali, mengungkapkan bahwa tengah berupaya mendorong munculnya penulis lokal yang dapat mengangkat kekayaan budaya dan sejarah Kabupaten Blitar dalam bentuk karya tulis.

“Sampai sekarang belum ada terbitan dari perpustakaan yang secara khusus menulis tentang Kabupaten Blitar, terutama terkait budaya lokal,” ujarnya.

Sejauh ini, baru ada beberapa penulis asal Kabupaten Blitar yang menyerahkan karyanya ke perpustakaan.

Jika muatan lokal berdasarkan klasifikasi wilayah asal penulis sudah ada. Kendati demikian, beberapa penulis diketahui telah menghibahkan karya mereka ke dispusip.

“Ada beberapa buku yang kami terima sebagai hibah, baik dari penulis maupun dari dinas kebudayaan dan pariwisata. Tapi itu belum dikategorikan sebagai muatan lokal,” pungkasnya.

Jumali menjelaskan bahwa telah melaksanakan dua tahap kegiatan literasi untuk mendorong minat menulis di kalangan masyarakat yang melibatkan sekitar 50 peserta.

Namun, baru satu karya yang berhasil disusun dan rencananya terbit pada akhir tahun ini.

Tantangan utama dalam pengembangan literasi daerah adalah belum adanya karya tulis yang secara spesifik mengangkat potensi, sejarah, atau kebudayaan Kabupaten Blitar yang diterbitkan dispusip.

Baca Juga: Viral Kabar Rapel Gaji Pensiunan Cair November 2025, Ini Fakta dan Klarifikasi Resmi dari PT Taspen

Untuk itu, pihaknya berencana membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, dan pegiat budaya agar tercipta ekosistem penulisan lokal yang berkelanjutan.

“Kami ingin tahun-tahun berikutnya muncul lebih banyak penulis lokal yang mampu mendokumentasikan identitas Kabupaten Blitar. Kalau bisa nanti masuk ke kategori muatan lokal di perpustakaan,” tutupnya.

Dengan rencana penerbitan buku pertama pada 2025, dispusip berharap karya tersebut menjadi langkah awal dalam memperkaya koleksi literasi lokal. Terlebih untuk memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap budaya daerahnya. (kho/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#muatan lokal #kepenulisan #Kabupaten Blitar #buku #Dispusip #dinas perpustakaan dan kearsipan