BLITAR - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan yang semakin signifikan. Itu setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus memperluas jangkauan pelayanan program nasional ini.
Dengan semakin memperluas jangkauan layanan, ini otomatis menambah jumlah siswa penerima manfaat dan juga semakin memperbanyak kuantitas pelayanan yang harus diberikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada.
Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Alinurdin menegaskan, bahwa saat ini terdapat sepuluh dapur SPPG yang telah beroperasi dan meyani siswa setiap hari. Dari pelaksanaan program tersebut, sebanyak 28 ribu siswa telah menerima manfaat, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
“Program SPPG ini kami jalankan secara bertahap. Saat ini sudah ada 10 dapur yang berfungsi, sementara dapur lainnya masih menunggu dukungan dari Badan Gizi Nasional (BGN) agar dapat segera beroperasi secara maksimal,” ujarnya kepada Koran ini Selasa(11/11/2025).
Menurut Dindin, sasaran total program MBG di Kota Blitar mencapai sebanyak 56 ribu siswa. Dengan capaian saat ini, dinas pendidikan terus berupaya mempercepat proses distribusi dan memperluas jangkauan, ini agar seluruh peserta didik yang menjadi target program ini memperoleh manfaat secara merata.
“Untuk jenjang sekolah menengah atas, sebagian besar siswa sudah menerima manfaat melalui program MBG yang juga terintegrasi dengan SPPG yang sudah berperasi,” jelasnya.
Sementara untuk keberadaan SPPG yang sudah beroperasional, terang dia, dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Karena tahun depan ditargetkan separo lebih jumlah penerima manfaat bisa terlayani program MBG ini. "Untuk SPPG lainya tinggal menunggu putusan dari BGN, karen ini program nasional tentu banyak hal yang perlu diselesaikan," tegasnya.
Dia berharap, program MBG ini bisa memberikan manfaat khususnya pemenuhan gizi yang seimbang kepada para siswa dan penemrima manfaat lainnya. Sehingga proses belajar mengajar dapat semakin lancar. “Tentunya kita berharap, semakin banyak jangkauan penerima MBG ini, akan memberikan mafaat gizi yang terbaik untuk para siswa,” harapnya. (mg2/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah