Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pondok Jatinom Blitar Kandidat Penerima Anugerah Eco Pesantren, Tahapan Verifikasi Daring Bersama DLH Jawa Timur Sudah Dilalui

Yanu Aribowo • Selasa, 18 November 2025 | 01:40 WIB
Verifikasi daring Pondok Jatinom dengan DLH Provinsi Jawa Timur, pada Senin (17/11/2025).
Verifikasi daring Pondok Jatinom dengan DLH Provinsi Jawa Timur, pada Senin (17/11/2025).

 

BLITARKAWENTAR - Pondok Pesantren (Ponpes) Maftahul Uluum atau Pondok Jatinom menjadi salah satu calon penerima Anugerah Eco Pesantren di Jawa Timur.

Hal itu, setelah ponpes yang berada di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, ini melalui berbagai tahapan dan menyelesaikan verifikasi daring dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, pada Senin (17/11/2025).

Dalam verifikasi ini dilakukan pendalaman dalam berbagai aspek, di antaranya manajemen kebersihan, pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, sanitasi, serta pengelolaan budidaya anggur dan domba dengan aspek penggunaan kompos dan kotoran hewan secara simultan.

Dalam verifikasi ini tim Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur diwakili oleh Mita Triani, SS, MM sebagai Penyuluh Lingkungan Hidup dan tim manajemen Pondok Jatinom dihadiri langsung oleh Wakil Pengasuh H. Ahmad Khubby Ali Rohmad, M.Si dan Tim Eco Pesantren Pondok Jatinom bersama Hakim Catur, S.Hut., M.Eng (Kabid Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Kab. Blitar.

Dalam verifikasi daring tersebut Mita Triana, SS, MM yang juga Penyuluh Lingkungan Hidup DLH Jatim sangat terkesan dengan kegiatan dan usaha Pondok Jatinom yang sinergis dan kolaboratif dengan berbagai aspek.

"Ini sangat bagus sekali, pengelolaan limbah, ruang terbuka hijau dan ada budidaya anggur yang menggunakan pupuk dari kotoran domba" tegas Mita.

Eco Pesantren ini menjadi semangat tersendiri mengingat Pondok Pesantren Maftahul 'Uluum Jatinom menjadi satu-satunya perwakilan yang lolos untuk tahap penilaian di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut Gus Bobby panggilan akrab H. Ahmad Khubby Ali Rohmad sebagai wakil pengasuh menyatakan, semangat santri tidak hanya mengaji dan menuntut ilmu, tapi mengamalkan nilai-nilai ilmu agama dalam lingkungan hidup.

"Prinsip kebersihan, keseimbangan alam, hemat energi dan pengelolaan manajemen pengelolaan sampah adalah nilai-nilai islami yang harus dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Tentu harapannya bukan sekedar penghargaan, tapi nilai edukasi ini harus terus menjadi semangat dalam menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

Sebagaimana diketahui Pondok Pesantren Maftahul Uluum Jatinom Blitar adalah pesantren tua di Blitar karena didirikan 1868 oleh KH. Imam Bukhori.

Saat ini mengelola pendidikan MTs dan MA yang berbasis pendidikan Salafiyyah. Selain itu, pesantren juga konsen terhadap konservasi lingkungan hidup dan juga life skill, di antaranya budidaya anggur dan budidaya domba.

Saat ini ada 190 varian anggur dari 20 negara di dunia yang dikembangkan di Pondok Jatinom dan 4 varian dengan nama lokal yang saat ini sedang uji kelayakan di Kementerian Pertanian RI untuk kemudian bisa dilepas di pasar secara resmi. (*/ynu)

Editor : Yanu Aribowo
#Pondok Jatinom #blitar #Anugerah Eco Pesantren