BLITAR KAWENTAR - Pengisian jabatan kepala sekolah (kasek) di Kota Blitar belum sepenuhnya rampung hingga akhir Desember 2025. Padahal seharusnya proses pengisian jabatan tersebut sudah kelar di awal tahun ini.
Hingga kini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar terus memproses pengangkatan kepala sekolah definitif tersebut.
Kepala Dispendik Kota Blitar Dindin Alinurdin menegaskan bahwa hingga saat ini proses tahapan pengisian jabatan tersebut belum selesai.
“Masih terus berproses hingga saat ini, masih berjalan,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (6/1).
Kekosongan jabatan kasek ini, jelas dia, terjadi setelah sejumlah kepala sekolah memasuki masa purnatugas pada awal Desember.
Data di dinas mencatat terdapat 14 kepala sekolah yang pensiun, terdiri dari 10 kepala sekolah dasar (SD), 1 kepala sekolah menengah pertama (SMP), dan 3 kepala TK negeri. “Ada belasan kasek SD yang pensiun dan satu dari kasek SMP,” bebernya.
Untuk sementara, posisi kepala sekolah yang kosong telah diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Plt ini berasal dari kepala sekolah lain maupun dari guru sekolah setempat yang dinilai mampu menjalankan tugas kepemimpinan di sekolah.
“Sudah ditunjuk Plt, baik dari sekolah lain maupun guru sekolah setempat yang dinilai mampu,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Pendidik Dispendik Kota Blitar, Arifin menjelaskan, terdapat 28 guru yang telah mengikuti seleksi calon kepala sekolah pada tahun ini.
Dari jumlah tersebut, 25 guru masih menunggu penerbitan sertifikat dari kementerian serta seluruh tahapan seleksi telah diselesaikan.
“Kami sudah menyelesaikan seluruh proses seleksi. Namun, sebagian besar peserta masih menunggu sertifikat dari kementerian sehingga pengangkatan kepala sekolah definitif belum bisa dilakukan,” katanya. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah