Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dorong Anak Muda Gemar Membaca, Pemkot Blitar Siapkan Kafe Literasi di Perpustakaan Daerah

M. Subchan Abdullah • Senin, 12 Januari 2026 | 12:55 WIB
PUSAT INFORMASI: Pelajar memilih buku bacaan di Perpustakaan Daerah Kota Blitar. Tahun ini pengunjung juga bisa bersantai di Kafe Literasi.
PUSAT INFORMASI: Pelajar memilih buku bacaan di Perpustakaan Daerah Kota Blitar. Tahun ini pengunjung juga bisa bersantai di Kafe Literasi.

BLITAR KAWENTAR - Upaya meningkatkan budaya literasi di Bumi Bung Karno terus digencarkan. Salah satunya dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusip) Kota Blitar dengan menghadirkan Kafe Literasi.

Fasilitas anyar tersebut disiapkan sebagai ruang nyaman dan inklusif untuk mendekatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan dunia baca dan literasi.

Kepala Dinperpusip Kota Blitar, Yudha Budiono, mengatakan inovasi Kafe Literasi tersebut menjadi salah satu strategi untuk menjawab tantangan rendahnya minat baca di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pendekatan konvensional perpustakaan perlu dikembangkan agar lebih relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini.

“Berbagai cara kami lakukan untuk meningkatkan literasi masyarakat, terutama anak muda. Salah satunya dengan membangun Kafe Literasi di lingkungan Dinsperpusip,” ujarnya kepada Koran ini.

Bangunan Kafe Literasi itu berada di sisi samping ruang perpustakaan utama. Keberadaannya memang dirancang menyatu dengan konsep perpustakaan modern yang ramah, nyaman, dan terbuka. Yudha menegaskan, kafe tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari inovasi pelayanan perpustakaan.

“Kafe ini sengaja dibangun untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung perpustakaan. Harapannya, mereka betah berlama-lama di sini, membaca buku, berdiskusi, atau sekadar mencari referensi,” jelasnya.

Menariknya, Kafe Literasi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pengunjung perpustakaan. Masyarakat umum pun dipersilakan datang, meski tidak sedang membaca atau meminjam buku.

Konsep ini diharapkan mampu menarik minat warga yang sebelumnya belum akrab dengan perpustakaan.

“Siapa pun boleh datang. Mau ngopi, ngobrol, atau bekerja. Tapi kami berharap, lambat laun mereka juga tertarik untuk membuka buku dan mengenal fasilitas perpustakaan,” imbuhnya.

Inovasi Kafe Literasi ini juga merupakan implementasi paradigma baru perpustakaan. Di antaranya sebagai pusat pembelajaran, pusat informasi, pusat penelitian, sekaligus pusat rekreasi masyarakat.

Baca Juga: Masyarakat Blitar Diimbau Tetap Waspada Superflu Meski Belum Ditemukan Kasus

Dengan pendekatan yang lebih santai dan kekinian, dinperpusip berharap perpustakaan tak lagi dipandang sebagai ruang kaku dan membosankan.

Sesuai rencana, Kafe Literasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ini. Pengelolaannya akan melibatkan pihak ketiga yang dinilai kompeten di bidang usaha perkopian.

Saat ini, Dinperpusip tengah menyiapkan kerja sama dengan mitra pengelola.

“Pengelolaan akan dilakukan pihak ketiga. Termasuk penyediaan fasilitas pendukung perkopian. Kami ingin pengelolaannya profesional agar layanan tetap optimal,” tandas Yudha.(*/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#generasi muda #Gemar #anak muda #perpustakaan dan kearsipan #kafe literasi #Dinperpusip Kota Blitar #Pemkot Blitar #membaca