BLITAR - Proses Registrasi Akun SNPMB 2026 menjadi tahap krusial yang wajib dilakukan oleh seluruh siswa SMA/SMK/MA yang ingin mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Tanpa akun SNPMB, siswa dipastikan tidak bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran kedua jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut.
Berdasarkan panduan resmi yang disampaikan melalui kanal YouTube Komteran Pendidikan, registrasi akun SNPMB 2026 dibuka mulai 12 Januari. Untuk jalur SNBP, proses registrasi akun berlangsung hingga 18 Februari 2026. Sementara bagi peserta SNBT, batas akhir pembuatan akun diperpanjang sampai 7 April 2026. Meski begitu, siswa disarankan tidak menunda agar tidak terkendala masalah teknis.
Jadwal Registrasi Akun SNPMB 2026
Registrasi akun siswa dapat dilakukan melalui laman resmi portal.snpmb.id. Seluruh siswa, baik yang masuk kategori eligible SNBP maupun yang hanya mengikuti SNBT, tetap diwajibkan membuat akun ini. Akun tersebut bersifat individu dan harus dibuat secara mandiri oleh masing-masing peserta.
Syarat dan Data yang Harus Disiapkan
Sebelum memulai registrasi akun SNPMB 2026, siswa wajib menyiapkan beberapa data utama, yaitu Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta tanggal lahir. Data ini harus sudah terdaftar dan valid di Dapodik atau EMIS, khususnya bagi lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025.
Jika siswa tidak mengetahui NPSN sekolah, informasi tersebut dapat ditanyakan langsung ke pihak sekolah atau dicari melalui mesin pencari. Ketepatan data menjadi hal penting karena sistem akan melakukan verifikasi otomatis.
Langkah Registrasi Akun SNPMB 2026
Proses pendaftaran dimulai dengan mengakses portal SNPMB dan memilih menu “Daftar Akun Siswa”. Setelah itu, siswa mengisi NISN, NPSN, serta tanggal lahir dengan format tahun-bulan-tanggal. Jika data sesuai, sistem akan menampilkan notifikasi bahwa data berhasil diverifikasi.
Tahap selanjutnya adalah memasukkan alamat email aktif. Email ini tidak harus sama dengan yang tercatat di Dapodik, namun harus dapat diakses karena digunakan untuk aktivasi akun. Siswa juga diminta mencentang pernyataan persetujuan sebelum melanjutkan proses pendaftaran.
Aktivasi Email dan Pembuatan Password
Setelah pendaftaran berhasil, sistem akan mengirimkan email aktivasi dari SNPMB. Siswa wajib membuka email tersebut dan mengklik tautan aktivasi. Tanpa langkah ini, akun tidak akan bisa digunakan.
Pada tahap aktivasi, siswa diminta membuat password dengan ketentuan minimal delapan karakter, mengandung huruf kecil, huruf kapital, dan angka. Password yang tidak memenuhi syarat akan otomatis ditolak oleh sistem.
Login dan Verifikasi Data (Verval)
Setelah akun aktif, siswa dapat login ke portal SNPMB menggunakan email dan password yang telah dibuat. Selanjutnya, siswa diarahkan ke halaman verifikasi dan validasi data (verval). Di tahap ini, siswa wajib mengecek kembali seluruh data pribadi dan melengkapi informasi yang masih kosong, seperti penghasilan orang tua.
Apabila ditemukan kesalahan data pokok seperti nama atau tanggal lahir, perbaikan tidak bisa dilakukan langsung di portal SNPMB. Siswa harus mengajukan pembaruan melalui operator sekolah agar diperbaiki di Dapodik atau EMIS.
Menunggu Tahap Pendaftaran SNBP dan SNBT
Setelah seluruh data tersimpan dan verval selesai, siswa hanya perlu menunggu jadwal pendaftaran jalur seleksi. Menu pendaftaran SNBP akan muncul pada 3–18 Februari 2026, sementara menu SNBT tersedia mulai 25 Maret hingga 7 April 2026.
Pihak SNPMB menegaskan bahwa siswa yang tidak melakukan registrasi akun SNPMB 2026 dipastikan gugur secara sistem dan tidak dapat mengikuti SNBP maupun SNBT. Oleh karena itu, siswa diimbau segera membuat akun sejak awal untuk menghindari keterlambatan. (*)
Editor : Vicky Hernanda