BLITAR KAWENTAR – Empat unit bus sekolah milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar dipastikan sudah mulai beroperasi sebagai angkutan khusus pelajar.
Armada tersebut saat ini difokuskan melayani kawasan Blitar selatan, sembari menunggu pengoperasian tujuh armada angkutan pelajar berukuran medium yang dijadwalkan mulai April 2026.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Blitar, Anik Yuanawati menjelaskan, empat bus sekolah sudah beroperasi. Diketahui pengadaan keempat bus itu berasal dari dua sumber pendanaan berbeda, yakni dua unit dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan dua unit dari dana fiskal daerah.
Saat ini armada telah siap secara teknis dan operasional melayani kebutuhan transportasi pelajar.
“Untuk saat ini, empat bus sekolah sudah beroperasi. Operasionalnya kami fokuskan lebih dulu untuk melayani wilayah Blitar selatan,” ujarnya.
Anik menegaskan, informasi ini sekaligus meluruskan pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan seluruh armada bus sekolah belum beroperasi.
Yang masih menunggu waktu pengoperasian adalah armada angkutan pelajar berukuran medium, bukan bus sekolah yang saat ini sudah berjalan.
“Yang masih menunggu April itu adalah angkutan pelajar ukuran medium. Sedangkan empat bus sekolah yang ada sekarang sudah melayani pelajar,” jelasnya.
Menurut Anik, pengoperasian bertahap dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan anggaran dan operasional, termasuk pengemudi serta efektivitas layanan di lapangan.
Dishub juga terus memantau tingkat keterisian bus sekolah yang saat ini cukup tinggi seiring tingginya kebutuhan angkutan pelajar di wilayah selatan Kabupaten Blitar.
Dia menambahkan, layanan bus sekolah ini sangat membantu pelajar dan wali murid, terutama dalam menekan biaya transportasi serta meningkatkan keselamatan perjalanan menuju dan pulang dari sekolah.
Evaluasi akan terus dilakukan untuk menentukan pengembangan layanan ke wilayah lain.
“Ke depan, kami tetap berupaya mengembangkan layanan angkutan pelajar agar bisa menjangkau lebih banyak wilayah dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkas Anik. (kho/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah