Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Melihat Aktivitas Siswa MAN 2 Blitar Selama Ramadan lewat IRC

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 24 Februari 2026 | 13:15 WIB

 

Ajak Implementasikan Nilai Habluminallah dan Habluminannas 17 Hari Siswa Ikuti Program IRC di 4 Kecamatan
Ajak Implementasikan Nilai Habluminallah dan Habluminannas 17 Hari Siswa Ikuti Program IRC di 4 Kecamatan

BLITAR KAWENTAR – Ramadan menjadi kesempatan mencari pahala, seperti yang dilakukan oleh siswa-siswa terpilih MAN 2 Blitar.

Mereka mengikuti Intensice Ramadhan Camp (IRC) menjadi salah satu program unggulan dalam mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diterapkan madrasah, serta nilai habluminallah dan habluminannas.


Waka Humas MAN 2 Blitar, Fatkhurohim menjelaskan, IRC dirancang sebagai wadah implementasi keilmuan yang telah diperoleh siswa selama belajar di madrasah.

“Program IRC ini sudah dilaksanakan sejak 2024. Tujuannya untuk mengimplementasikan keilmuan yang sudah didapatkan siswa di MAN 2 Blitar, sekaligus penanaman nilai-nilai sosial dan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta,” ujarnya.


Fatkhur melanjutkan, kegiatan tersebut tidak sekadar memperkuat aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter religius dan mengasah kepedulian sosial peserta didik.

Para siswa diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk berinteraksi dan berbagi ilmu keagamaan.

Tidak seluruh siswa mengikuti program tersebut. Peserta IRC berasal dari siswa kelas XI yang telah melalui proses seleksi.

Sementara itu, bagi siswa yang juga berstatus santri pondok, keikutsertaan dalam program ini bersifat wajib. “Siswa kelas XI diseleksi terlebih dahulu, sedangkan santri pondok wajib ikut,” jelasnya.


Pelaksanaan IRC berlangsung selama 17 hari. Para peserta ditempatkan di 19 titik yang tersebar di empat kecamatan.

Kegiatan dipusatkan di masjid-masjid sebagai basis pembinaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama kegiatan, siswa terlibat dalam berbagai aktivitas keagamaan seperti mengajar mengaji, menjadi imam salat, memberikan kultum, hingga membantu kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.
Pihak madrasah berharap, melalui program IRC, siswa mampu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengimplementasikan nilai habluminallah dan habluminannas secara seimbang.

“Harapannya tentu untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menguatkan implementasi habluminannas, yakni hubungan baik dengan sesama manusia,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

Editor : Anggi Septian A.P.
#ramadhan camp #MAN 2 Blitar #kegiatan madrasah #Kurikulum Berbasis Cinta #pendidikan karakter