BLITAR KAWENTAR - Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar mengimbau agar perangkat Desa Tlogo tidak memaksakan kehendak untuk mendirikan KDMP dengan mengorbankan sekolah.
Bahkan, komisi yang membidangi pendidikan ini menyarankan lokasi koperasi dipindah ke tempat lain.
“Kami sudah meninjau ke sekolah dan memang ruang sekolah tidak boleh dialihkan untuk lahan koperasi. Karena kalau dipakai, kemudian berbagai barang serta anak-anak berkegiatan dan latihan di mana? Bangunkan dulu tempat relokasinya,” tegas Ketua Komisi IV DPRD kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, Jumat 27/2/2026).
Menurut dia, kalau untuk pendirian KDMP Tlogo ini sampai harus mengganggu sekolah itu tentu adalah preseden yang buruk.
Karena pihak terkait beralasan menyukseskan program nasional, maka sekolah atau pendidikan secara umum merupakan program yang lebih strategis dan lebih penting dari koperasi ini.
“Logika saja, kalau ngomong terkait program nasional, mana yang lebih strategis, pendidikan atau koperasi? Sekolah jauh lebih penting. Harus berpikir panjang ke depan jika berbicara masalah program untuk masyarakat,” tegasnya.
Dia menilai masih ada beberapa lokasi yang dinilai lebih ideal dan tidak harus mengorbankan sekolah dan tempat pendidikan anak-anak.
Dengan begitu, dia menyarankan agar pendirian KDMP itu untuk dialihkan ke lokasi lain sehingga pembangunan di segala sektor bisa berjalan seiring.
"Jangan sektor yang satu lebih diunggulkan, sementara sektor lain yang lebih penting justru dikorbankan,” ungkapnya.
Meskipun begitu, jelas Sugeng, pihak komisi IV sedang mengusulkan jadwal rapat khusus dengan pihak-pihak terkait.
Dengan demikian, nantinya setelah bertemu dan berkoordinasi bisa ditemukan jalan keluar dan solusi yang terbaik bagi semua pihak, dengan tanpa harus mengorbankan dunia pendidikan.
“Ya, kalau kami tetap akan mengundang pihak-pihak terkait, jadi nantinya akan ada solusi dan jalan keluar yang terbaik untuk semua. Terpenting jangan sekolah dikorbankan,” terangnya.(jar/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah