BLITAR KAWENTAR - Sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Blitar mulai “pemanasan” tes kemampuan akademik (TKA) sebelum ujian utama digelar. Yaitu lewat gladi yang dilaksanakan selama dua hari, yakni Senin dan Selasa.
Dua mata pelajaran yang diujiankan yakni Matematika dan Bahasa Indonesia yang setiap hari berbeda.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum SMPN 1 Kota Blitar, Zeny Dwi Cayhanto mengatakan, pada hari pertama (kemarin, Red) peserta mengikuti gladi untuk mata pelajaran Matematika, sedangkan pada hari kedua untuk Bahasa Indonesia.
“Pelaksanaannya gladi ini memang dua hari, Senin untuk matematika dan Selasa untuk bahasa Indonesia,” ujarnya kepada Koran ini kemain (9/3).
Dia menjelaskan, peserta gladi diberikan waktu selama 75 menit dalam setiap sesi. Mereka mengerjakan 30 soal yang sudah disediakan.
Di SMPN 1 Kota Blitar, pelaksanaan gladi memanfaatkan tiga ruang komputer. Setiap ruangan diisi maksimal 20 perangkat komputer sehingga dalam satu sesi dapat menampung sekitar 60 peserta.
“Di SMP 1, ada tiga ruangan dengan maksimal 20 komputer per ruangan. Jadi, satu sesi bisa menampung sekitar 60 peserta,” jelasnya.
Pelaksanaan gladi ini, kelas dia, dilakukan dalam beberapa sesi karena jumlah peserta cukup banyak. Dalam satu hari terdapat lima sesi pelaksanaan.
“Awalnya ada dua gelombang. Gelombang pertama tiga sesi dan gelombang kedua untuk dua sesi, kemudian digabung menjadi lima sesi dalam sehari,” katanya.
Proses pelaksanaan gladi TKA dilakukan secara serentak di seluruh SMP negeri maupun swasta di Kota Blitar. Jadwal tersebut merupakan kesepakatan bersama yang juga menyesuaikan arahan dari tim TKA Provinsi Jawa Timur.
“Ini kesepakatan semua SMP negeri maupun swasta di Kota Blitar. Jadi, jadwalnya sama, Senin dan Selasa,” ungkapnya. (bud/c1/ady)
Editor : Anggi Septian A.P.