Di Ponpes At Taubah Garum Blitar, Santri Dilatih Pimpin Majelis Tahlil Setiap Malam Ahad
Muhammad Adib Falih Rifly• Senin, 16 Maret 2026 | 18:00 WIB
SUDAH SIAP: Santri Ponpes At Taubah dilatih berani tampil di depan publik.BLITAR KAWENTAR – Kemampuan santri dalam bermasyarakat sering kali baru terlihat saat mereka sudah dewasa. Namun, hal berbeda ditunjukkan santri Pondok Pesantren (Ponpes) At Taubah. Para santri di jenjang sekolah dasar (MI) sudah dilatih memiliki mentalitas kendel atau berani tampil di depan publik dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Para santri tidak hanya berkutat pada hafalan kitab di dalam kelas, tetapi langsung diterjunkan sebagai pelaksana kegiatan rutin. Setiap malam Ahad, mereka dipercaya memimpin majelis tahlil secara bergantian.
Tak hanya itu, santri juga rutin mengisi tarhim melalui pengeras suara masjid sebelum waktu subuh tiba, sebuah praktik nyata untuk mengasah kepercayaan diri sejak dini. “Para santri sudah siap terjun ke masyarakat karena sudah terbiasa memimpin tahlil di musala pondok,” ungkap pengasuh ponpes, Dr Nuryadin MFilI.
Pembentukan mental ini didukung oleh tenaga pengajar yang mumpuni, termasuk bimbingan qiraah langsung dari juara nasional. Melalui latihan intensif setiap Selasa malam, para santri disiapkan untuk menjadi master of ceremony (MC) hingga Qori’ di berbagai acara formal maupun kemasyarakatan.
Strategi ini terbukti efektif, di mana santri kini mulai mendominasi peran-peran penting di acara MI hingga lingkungan rumah mereka saat masa liburan.Output ini merupakan hasil kedisiplinan tanpa gadget dan bimbingan empat ustad yang stand by memantau perkembangan anak secara personal.
Dengan bekal keberanian tampil dan karakter yang kuat, santri tidak akan canggung lagi saat harus terjun ke masyarakat nantinya. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan bermanfaat, membawa harum nama Blitar melalui syiar Islam yang inklusif dan progresif. (mg3/c1/ynu) Editor : Muhammad Adib Falih Rifly