Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hadirkan Kitab-Kitab yang Belum Pernah Diajarkan di Ponpes Nurul Iman Garum Blitar

M. Subchan Abdullah • Rabu, 18 Maret 2026 | 19:39 WIB
Santri Ponpes Nurul Iman serius belajar kitab selama Ramadan.
Santri Ponpes Nurul Iman serius belajar kitab selama Ramadan.

 

BLITAR KAWENTAR – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman, Kecamatan Garum, untuk menggenjot wawasan keagamaan santri.

 Jika hari biasa hanya tiga waktu, selama Ramadan kegiatan ngaji di ponpes ini ditambah menjadi lima waktu dalam sehari.

Koordinator pelaksana Madrasah Diniyah (Madin) PPNI Banat, Muchamad Imik Jauhari mengungkapkan, materi yang diajarkan selama Ramadan berbeda dengan hari biasa. Pihaknya sengaja menghadirkan kitab-kitab yang belum pernah diajarkan sebelumnya. "Ada yang dari kitab fikih, hadis, hingga tasawuf," ujarnya kepada Radar Blitar.

Baca Juga: Tes Jarak Tempuh Motor Listrik Indomobil Adora: Klaim 110 Km Terbukti? Hasilnya Bikin Kaget!

Imik menjelaskan, lima waktu ngaji tersebut terbagi pada bakda Subuh dua kali, bakda Asar sekali, serta bakda Tarawih dua kali.

Materi yang disampaikan pun beragam, mulai dari fikih, tasawuf, nahwu, sharaf, hadis, hingga sirah atau sejarah.

 "Muatan Ramadan lebih ke tambahan wawasan. Tidak ada ujian, sekedar wawasan baru buat santri. Tapi diharuskan nanti kitabnya itu penuh," jelasnya.

Baca Juga: BYD Atto 1 Harga Rp195 Juta Bikin Heboh! Mobil Listrik Murah Ini Punya Fitur dan Jarak Tempuh Tak Masuk Akal

Targetnya, selama Ramadan para santri bisa menuntaskan 22 kitab yang tersebar di berbagai kelas. Setiap kelas mendapatkan 3-5 kitab yang disesuaikan dengan kemampuan.

 Untuk kelas VII mendapatkan kitab standar, sementara kelas XII hingga mahasiswa mendapat kitab dengan pemikiran lebih berat.

 "Kalau kitabnya tebal berarti butuh dua waktu atau tiga waktu. Kalau tipis-tipis itu satu waktu biasanya dua kitab," imbuh pria asal Kelurahan Bence, Kecamatan Garum ini.

Saat ini, Ponpes Nurul Iman memiliki total 1.200 santri putra-putri dengan jenjang pendidikan dari kelas VII SMP hingga perguruan tinggi.

 Kegiatan Ramadan puncaknya berakhir pada 24 Ramadan dengan diwajibkannya seluruh kitab telah terisi penuh oleh catatan santri.

Baca Juga: Review BYD M6 2025: Mobil Listrik 7-Seater Termurah Rp419 Juta, Fitur Lengkap tapi Ada Kekurangan yang Bikin Kaget!

Selain itu, salah satu yang menjadi rutinitas, setiap bakda Tarawih, seluruh santri putra diwajibkan melantunkan pujian bersama sebelum melanjutkan kegiatan. Tradisi ini menjadi ciri khas yang tetap dilestarikan di tengah padatnya kegiatan Ramadan. (mg3/ynu)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#nurul iman #ramdaan #nusron wahid #Garum Blitar #Ngaji #ponpes