JAKARTA - Biaya masuk IPDN menjadi pertanyaan banyak calon praja setiap tahun. Meski seluruh tahapan seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada dasarnya gratis, calon peserta tetap harus menyiapkan dana jutaan rupiah untuk kebutuhan administrasi, kesehatan, perlengkapan, hingga perjalanan menuju lokasi tes.
Informasi ini ramai dibahas dalam video edukasi seputar sekolah kedinasan yang menjelaskan rincian biaya persiapan seleksi IPDN. Dalam penjelasan tersebut ditegaskan bahwa pungutan resmi hanya berlaku pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp50 ribu sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai PP Nomor 63 Tahun 2016.
Di luar biaya resmi tersebut, pengeluaran terbesar justru berasal dari persiapan dokumen, tes kesehatan, psikotes, hingga kebutuhan saat mengikuti tahapan pantukhir di kampus IPDN Jatinangor.
Baca Juga: Pengabdian Masyarakat Poltekkes Malang Kampus 3 Blitar Bentuk Kelompok Keluarga Peduli Diabetes
Biaya Administrasi dan SKD IPDN Bisa Capai Ratusan Ribu
Tahap awal seleksi IPDN dimulai dari pengurusan administrasi. Peserta harus menyiapkan fotokopi ijazah, kartu keluarga, KTP, surat keterangan sekolah, pas foto, hingga berbagai dokumen tambahan.
Dalam simulasi perhitungan yang dijelaskan, biaya fotokopi dan legalisasi dokumen diperkirakan mencapai sekitar Rp50 ribu hingga Rp160 ribu, tergantung kebutuhan masing-masing peserta.
Salah satu pengeluaran yang cukup diperhatikan adalah surat keterangan bebas narkoba. Pengurusan dokumen ini dapat dilakukan di Polres atau Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Untuk surat bebas narkoba di BNN, peserta biasanya menyiapkan biaya pas foto dan alat tes urine sendiri,” dijelaskan dalam video tersebut.
Estimasi biaya pengurusan surat bebas narkoba di BNN berkisar Rp110 ribu hingga Rp160 ribu termasuk pas foto dan perlengkapan tes urine.
Sementara itu, pada tahap SKD, peserta diwajibkan membayar Rp50 ribu sebagai biaya resmi ujian CAT BKN. Banyak calon praja juga memilih mengikuti bimbingan belajar (bimbel) yang rata-rata mematok biaya sekitar Rp600 ribu.
Selain bimbel, peserta biasanya membeli buku latihan soal CPNS dan IPDN dengan kisaran harga Rp65 ribu per buku.
Medical Check Up Jadi Persiapan Penting Sebelum Tes Kesehatan
Tahapan tes kesehatan menjadi salah satu fase paling menentukan dalam seleksi IPDN. Karena itu, banyak calon peserta memilih melakukan medical check up lebih awal untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi standar.
Biaya medical check up di rumah sakit diperkirakan mulai Rp300 ribu hingga Rp1 juta, tergantung fasilitas kesehatan yang dipilih. Sementara pemeriksaan di puskesmas berkisar Rp50 ribu sampai Rp150 ribu.
Dalam video tersebut juga dijelaskan bahwa biaya medical check up tidak ditanggung BPJS Kesehatan karena tidak termasuk pemeriksaan medis darurat atau pengobatan penyakit.
Selain tes kesehatan, peserta juga menghadapi tes psikologi integritas dan kejujuran. Walaupun pelaksanaan tes gratis, banyak peserta tetap membeli buku psikotes tambahan dengan harga sekitar Rp65 ribu.
Jika seluruh kebutuhan awal mulai administrasi, SKD, psikotes, hingga medical check up dihitung, total persiapan sebelum pantukhir diperkirakan sudah mencapai lebih dari Rp1 juta.
Baca Juga: Chevrolet Spin Diesel LT 2013 Dijual Rp75 Juta, MPV Diesel Irit dengan Mesin Halus dan Body Original
Pantukhir dan Tiket Perjalanan Jadi Pengeluaran Terbesar
Biaya terbesar biasanya muncul pada tahap pantukhir atau pemantauan akhir di kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Peserta wajib menyiapkan perlengkapan lengkap seperti pakaian dinas, perlengkapan olahraga, sepatu, perlengkapan ibadah, koper, alat tulis, hingga kebutuhan pribadi lainnya.
Dalam simulasi perhitungan, total perlengkapan pantukhir diperkirakan mencapai Rp3,3 juta. Angka itu belum termasuk biaya rapid test atau antigen yang pada masa tertentu menjadi syarat perjalanan.
Selain perlengkapan, tiket perjalanan menuju lokasi tes juga menjadi beban tersendiri. Estimasi biaya tiket dari berbagai daerah di Indonesia rata-rata mencapai Rp3 juta, terutama bagi peserta dari luar Pulau Jawa.
Jika seluruh kebutuhan dijumlahkan, total biaya persiapan seleksi IPDN dapat mencapai lebih dari Rp6 juta per peserta.
Meski demikian, peserta diingatkan agar tidak percaya kepada calo atau pihak yang menjanjikan kelulusan. Seluruh tahapan seleksi IPDN dilakukan secara ketat dan transparan menggunakan sistem CAT dan pemeriksaan berlapis.
“Berlatih, belajar, berdoa, dan minta restu orang tua. Jangan percaya calo,” tegas pemateri dalam video tersebut.
Editor : Dyah Wulandari