BLITAR – Pelaku usaha mikro di Kota Blitar terus didorong naik kelas melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
Salah satunya dilakukan pada UMK Nayami, produsen nugget ayam rumahan, yang kini mendapat bantuan mesin produksi semi otomatis untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang didanai DIPA Politeknik Negeri Malang Tahun 2026.
Tim PPM dipimpin Prof. Dr. Dra. Nilawati Fiernaningsih, M.AB dengan fokus pada penguatan produksi dan manajemen usaha UMKM makanan.
Penyerahan mesin penggiling daging dan pengaduk adonan nugget dilakukan pada 24 Mei 2026.
Mesin semi otomatis tersebut memiliki kapasitas sekitar 10 kilogram per proses dengan motor listrik ½ HP, tabung mixer stainless steel, serta rangka besi yang dirancang untuk operasional harian usaha makanan.
Kehadiran mesin produksi nugget ayam ini menjadi solusi bagi UMK Nayami yang sebelumnya masih menggunakan proses manual.
Dengan bantuan teknologi tepat guna tersebut, proses produksi menjadi lebih cepat, higienis, dan efisien.
“Melalui penerapan teknologi tepat guna ini, kapasitas produksi nugget ayam diharapkan meningkat dari sekitar 150 pack menjadi hingga 500 pack per minggu,” ujar Prof. Dr. Dra. Nilawati Fiernaningsih, M.AB.
Selain memberikan bantuan alat produksi, tim PPM juga melakukan pendampingan dalam penataan sistem operasional usaha.
Pendampingan meliputi penyusunan Sistem Operasi Usaha (SOU), Standar Operasional Prosedur (SOP), pelatihan penggunaan mesin pengolah nugget, hingga pelatihan manajemen biaya operasional usaha.
Tim pelaksana PPM terdiri dari berbagai bidang keahlian. Dr. Drs. Pudji Herijanto, M.AB menangani bidang Administrasi Bisnis dan Manajemen Usaha.
Bidang Teknik Mesin Produksi ditangani Muhammad Fakhruddin, S.T., M.T. Kemudian Yulis Nurul ‘Aini, SE., MBA pada bidang pemasaran.
Sementara bidang Komunikasi dan Bahasa Inggris Bisnis ditangani Prima Beauty Kartikasari, S.Pd., M.A., dan Alvin Nouval, S.Pd., M.A.
Program pemberdayaan UMKM nugget ayam tersebut mendapat sambutan positif dari pemilik UMK Nayami.
Selain membantu meningkatkan kapasitas produksi, program itu juga membuka peluang perluasan pasar dan peningkatan daya saing produk olahan ayam lokal di Blitar.
Dengan dukungan teknologi tepat guna dan sistem usaha yang lebih tertata, UMK Nayami diharapkan mampu berkembang sebagai UMKM nugget ayam unggulan di Blitar dan bersaing di pasar makanan beku yang terus berkembang.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.