Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ratusan SDN di Kabupaten Blitar Kehilangan Data SPMB, Dispendik: Silahkan Diinput Ulang di Tahap II

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 15 Juni 2026 | 15:03 WIB
Ratusan SDN Kehilangan Data SPMB
Diinput Ulang pada Tahap II
Jalur Afirmasi Sepi Peminat
Ratusan SDN Kehilangan Data SPMB Diinput Ulang pada Tahap II Jalur Afirmasi Sepi Peminat

BLITAR KAWENTAR – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 jenjang sekolah dasar (SD) di Kabupaten Blitar resmi memasuki tahap II.

Namun di tengah proses pelaksanaan terjadi kendala berupa hilangnya data SPMB pada ratusan SD. 

Baca Juga: Pemkot Blitar Beberkan Perkembangan Regulasi Baru Program MBG 

Data tersebut berisikan data pendaftar atau calon siswa baru. 

Kini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar masih fokus untuk memulihkan data yang hilang tersebut guna memenuhi pagu rombongan belajar (rombel) di sejumlah SD. 

Baca Juga: Inilah Sosok Nakhoda Anyar PKB Kabupaten Blitar, Bidik Kemenangan di Pileg- Pilkada 2029

Kabid Pembinaan SD Dispendik Kabupaten Blitar Deni Setiawan mengungkapkan, kendala sistemik tersebut dialami oleh sedikitnya 130 SD negeri. 

Kendala itu diketahui saat operator hendak melakukan finalisasi data pendaftar.

Baca Juga: Hadirkan Reksa Dana USD Batavia, BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo

"Secara sistem prosesnya terhenti setelah beberapa langkah (stop after a few steps). Ketika operator sekolah hendak melakukan finalisasi data, tiba-tiba data siswa yang sudah diinput ke dalam aplikasi SPMB justru hilang atau terhapus," ujarnya kepada Koran ini, kemarin (14/6).

Berdasarkan data dispendik, dari total 635 satuan pendidikan SD negeri yang melaksanakan SPMB di Kabupaten Blitar, sekitar 130 lembaga di antaranya melaporkan kehilangan data pendaftar yang diinput kepada dispendik.

Baca Juga: Polytron Fox 350 vs Alva One XP, Duel Motor Listrik Premium yang Bikin Bingung Pilih! Siapa Paling Unggul untuk Harian dan Perjalanan Jauh?

Deni menegaskan, secara petunjuk teknis (juknis), sekolah yang terdampak tidak memungkinkan untuk melakukan input ulang data pada tahap pertama. 

Sebagai solusi, data calon siswa yang sempat hilang tersebut akan diinputkan kembali secara manual pada pembukaan tahap kedua ini.

Baca Juga: 7 HP RAM 12 GB Murah Terbaik Awal 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan, Cocok untuk Gaming dan Multitasking Berat

Selain kendala teknis, belum terpenuhinya pagu di sejumlah SD juga dipicu oleh kosongnya pendaftar pada jalur afirmasi, domisili, maupun jalur perpindahan tugas orang tua. 

Guna menyiasati kekosongan ini, dispendik bakal menerapkan skema pergeseran kuota jalur.

Baca Juga: Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Blitar Kukuhkan Prestasi, Borong Trofi Lomba Penulisan Karya Artikel Piloting Program PAIS Berkarakter

"Untuk pemenuhan pagu di tahap kedua, kuota jalur afirmasi yang kosong nantinya akan dialihkan ke jalur domisili. Namun, pengalihan ini tidak serta-merta langsung dilakukan," terangnya.

Dispendik memberikan tenggat waktu pendaftaran tahap kedua hingga 29 Juni mendatang.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Layanan Kepada Masyarakat, RS Medika Utama Blitar Hadirkan Layanan Unggulan Mother n Child hingga Pemeriksaan Kesehatan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

Sekolah baru diperbolehkan mengajukan pergeseran jalur ke dinas apabila dalam kurun waktu satu hingga dua minggu ke depan tetap tidak ada pendaftar yang memenuhi syarat di jalur afirmasi.

Deni menggarisbawahi bahwa prinsip utama dibukanya SPMB tahap kedua ini bukan sekadar urusan pemenuhan kuota bangku sekolah.

Baca Juga: Toyota Prius Bekas 2026 Jadi Incaran Baru Pemburu Mobil Irit, Ini Fakta Keawetan Baterai dan Alasan Harganya Semakin Menarik

Lebih dari itu, pemkab berkomitmen menjamin hak pendidikan anak di tingkat dasar. 

"Prinsip terakhir kami adalah jangan sampai ada anak di Kabupaten Blitar yang tidak mendapatkan sekolah atau putus sekolah," pungkasnya.(jar/c1/sub)

Editor : Riftanta Yuna Fellanda
#SPMB Blitar #Data Siswa Hilang #Pendaftaran SD 2026 #dispendik kabupaten blitar #pendidikan blitar