Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mewakili Blitar, Azka Fakhry Susanto Pulang sebagai Juara SMP The Champion Race 2026

Anggi Septian A.P. • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:09 WIB
Siswa SMPN 1 Kota Blitar Azka Fakhry Susanto juara The Champion Race 2026 usai mengalahkan finalis terbaik dari seluruh Indonesia.(GO BLITAR)
Siswa SMPN 1 Kota Blitar Azka Fakhry Susanto juara The Champion Race 2026 usai mengalahkan finalis terbaik dari seluruh Indonesia.(GO BLITAR)

KOTA BLITAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Kota Blitar. Azka Fakhry Susanto, siswa SMPN 1 Kota Blitar, sukses meraih gelar juara kategori SMP pada The Champion Race 2026 yang digelar Ganesha Operation (GO) di Auditorium Cornerstone, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026).

Keberhasilan Azka Fakhry Susanto menjadi juara The Champion Race 2026 diraih setelah mengalahkan 17 finalis terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali hingga Lombok. Kompetisi e-sport pendidikan nasional tersebut mempertemukan siswa-siswa terbaik yang telah melewati proses seleksi ketat selama beberapa bulan.

Foto: DOK. GANESHA OPERATION BLITAR
Foto: DOK. GANESHA OPERATION BLITAR

Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Kota Blitar di tingkat nasional. Di tengah persaingan peserta dari berbagai kota besar, Azka mampu tampil sebagai yang terbaik dan membuktikan kualitas pelajar Blitar mampu bersaing di level nasional.

Lolos Seleksi Ketat Hingga Grand Final

The Champion Race merupakan kompetisi e-sport pendidikan tahunan yang diselenggarakan Ganesha Operation menggunakan format Ganesha Operation E-Sport. Seluruh peserta bertanding secara real-time melalui aplikasi GO Expert dengan sistem penilaian yang ditampilkan langsung melalui leaderboard dan disiarkan secara langsung melalui YouTube.

Sebelum tampil di grand final, Azka harus melewati berbagai tahapan seleksi yang sama dengan seluruh peserta GO di Indonesia.

Peserta diwajibkan menyelesaikan minimal 6.000 soal di aplikasi GO Expert dengan tingkat ketepatan minimal 75 persen, memperoleh nilai 100 pada salah satu ujian sekolah, serta lolos satu babak penyisihan dan dua babak semifinal.

Dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi nasional, hanya 18 siswa terbaik yang berhasil melaju ke grand final di Bandung.

Akui Grand Final Penuh Tekanan

Azka mengaku atmosfer grand final jauh berbeda dibandingkan babak sebelumnya. Selain disaksikan banyak penonton secara langsung, seluruh peserta juga harus bersaing dengan lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah.

"Babak grand final tentu yang paling menegangkan. Penonton sangat ramai dan pesaingnya pun semakin sulit. Tekanannya benar-benar berbeda dari babak sebelumnya," ujar Azka.

Meski demikian, persiapan matang yang dilakukan selama beberapa bulan menjadi modal utama untuk menghadapi kompetisi tersebut.

Menurut Azka, dirinya rutin mengikuti Try Out Sistem Terbuka (TST) dan mengerjakan soal-soal setara UTBK kelas XII SMA. Selain itu, para pengajar Ganesha Operation juga terus memberikan pendampingan dan motivasi selama proses persiapan.

"Persiapan saya dengan rutin TST dan mengerjakan soal-soal UTBK setingkat kelas 12 SMA. Kakak-kakak GO juga terus membimbing dan memberikan semangat setiap harinya," katanya.

Bukti Filosofi Belajar Ganesha Operation

Direktur Utama Ganesha Operation, Prof. Dr. Ir. Bob Foster, M.M., mengatakan The Champion Race bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi gerakan pendidikan yang memadukan konsep 3B, yakni Belajar, Berlatih, dan Bertanding dalam format e-sport.

Menurutnya, konsep tersebut dirancang agar proses belajar menjadi lebih menarik dan relevan dengan karakter generasi digital saat ini.

"The Champion Race bukan sekadar sebuah perlombaan, tapi gerakan pendidikan yang memadukan 3B: Belajar, Berlatih, Bertanding, dalam format e-sport. Belajar menjadi menyenangkan, kompetisi menjadi bermakna, dan prestasi menjadi semakin terarah," ujarnya.

Koleksi Prestasi Azka Terus Bertambah

Gelar juara The Champion Race 2026 semakin melengkapi sederet prestasi yang telah diraih Azka Fakhry Susanto.

Sebelumnya, ia sukses meraih Gold Medal International Kangaroo Math Contest 2026 tingkat Junior, Juara 2 Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika tingkat Kota Blitar 2025, Juara 2 SMAN 1 Blitar Logic Competition 2026, serta Juara 3 The Champion Race 2025.

Orang tua Azka pun mengaku bangga atas pencapaian putranya.

"Sangat bersyukur dan bangga sekali. Tahun lalu Azka juara tiga, sekarang Alhamdulillah bisa juara satu," ujarnya.

Keberhasilan Azka menjadi juara nasional sekaligus menempatkan Kota Blitar sebagai salah satu daerah yang mampu melahirkan pelajar berprestasi di tingkat nasional. Prestasi tersebut membuktikan kualitas pendidikan dan semangat belajar siswa daerah mampu bersaing dengan peserta dari berbagai kota besar di Indonesia.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Azka Fakhry Susanto #The Champion Race 2026 #Ganesha Operation #Prestasi Siswa Blitar #SMPN 1 Kota Blitar