Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Sosok Rahatri Yuniar Kembangkan Les Baca di Blitar, Cerdaskan Generasi Lewat Metode Belajar Edukatif

M. Subchan Abdullah • Sabtu, 4 Juli 2026 | 19:05 WIB
Rahatri Yuniar UNTUK RADAR BLITAR
TEKUN: Rahatri Yuniar terus menebarkan semangat belajar kepada anak-anak demi mewujudkan generasi emas.
Rahatri Yuniar UNTUK RADAR BLITAR TEKUN: Rahatri Yuniar terus menebarkan semangat belajar kepada anak-anak demi mewujudkan generasi emas.

 

BLITAR KAWENTAR - Bagi Rahatri Yuniar, mengajarkan anak membaca bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah pengabdian. Perempuan yang kini menjadi owner AHE Rahatri's Management itu percaya setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal huruf sebagai bekal meraih masa depan.

Perjalanan Rahatri di dunia pendidikan dimulai jauh sebelum mendirikan Bimbingan Belajar AHE di Blitar. Selama 12 tahun, dia mengabdikan diri sebagai pengajar di sebuah lembaga bimbingan belajar. Pengalaman tersebut membuka matanya bahwa masih banyak anak usia sekolah dasar yang belum mampu membaca dengan lancar. Berangkat dari kegelisahan itu, dia memutuskan mengundurkan diri dan merintis usaha sendiri.

Berbekal informasi kemitraan AHE yang diperolehnya melalui media sosial, Rahatri belajar langsung metode Les Baca AHE di Sragen. Dengan modal dari gaji terakhirnya, dia mulai membuka layanan les baca di rumah. Perjalanan itu tidak selalu mulus. Dia harus mendatangi taman kanak-kanak untuk memperkenalkan metode AHE. Tak jarang brosur yang dibawanya ditolak bahkan dibuang.

Baca Juga: Modifikasi Innova Reborn 2026 Tak Ada Ampun, Semua Dibongkar! Interior VIP hingga BBK Premium Terpasang

Namun, dia memilih terus melangkah karena yakin usahanya akan membawa manfaat bagi banyak anak.

Kini perjuangannya membuahkan hasil. Bersama 17 guru, 5 manajer unit, dan seorang admin, Rahatri terus mengembangkan AHE agar semakin banyak anak memperoleh pendampingan belajar membaca. ”Suasana belajar yang menyenangkan menjadi kunci agar anak mencintai proses belajar,” kata sarjana pendidikan ini.

Karena itu, kegiatan belajar di AHE dipadukan dengan permainan edukatif sehingga anak merasa nyaman dan percaya diri.

Pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika mendampingi siswa kelas lima hingga kelas enam SD yang belum bisa membaca. Melalui metode AHE, anak-anak tersebut akhirnya mampu membaca dengan lancar. Momen itu menjadi kebahagiaan tersendiri, terlebih saat melihat senyum para orang tua yang menyaksikan perkembangan putra-putrinya.

Baca Juga: Bengkel Modifikasi Mobil Listrik Ini Bikin Heboh, Chery J6 Punya Panel Surya hingga Physical Button

Bagi Rahatri, pendidikan dasar merupakan pondasi kehidupan. Dia meyakini kemampuan membaca adalah gerbang menuju seluruh ilmu pengetahuan. Karena itu, dia berharap semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh kesempatan belajar dengan baik.

”Anak adalah kanvas, sedangkan orang tua adalah pelukisnya. Mari bersama-sama mendampingi mereka, karena membaca adalah gerbang ilmu dan bekal untuk masa depan," pesannya.

Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha pendidikan, konsultan AHE pusat, Koordinator Konsultan AHE Indonesia, sekaligus Ketua Ranting Fatayat NU Kaweron 01, Rahatri tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas. Baginya, perempuan dapat terus berkarya tanpa harus meninggalkan perannya sebagai istri dan ibu.

Baca Juga: Bengkel Modifikasi Mobil Listrik Ini Bikin Heboh, Chery J6 Punya Panel Surya hingga Physical Button

Melalui pendidikan, dia berharap setiap huruf yang diajarkan kepada anak-anak dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan memberi manfaat bagi generasi penerus bangsa.(arm/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#AHE Blitar #Les Baca #bimbingan belajar Blitar #pendidikan anak Blitar 2 #Rahatri Yuniar