Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Toko Seragam Diserbu Wali Murid Jelang Masuk Sekolah, Penjualan Capai 300 Potong per Hari di Blitar

M. Luki Azhari • Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB
MOCH. LUKI AZHARI/RADAR BLITAR
RAMAI: Sejumlah orang tua mengantre beli seragam baru untuk anaknya di salah satu toko di Jalan Seruni, Minggu (12/7).
MOCH. LUKI AZHARI/RADAR BLITAR
RAMAI: Sejumlah orang tua mengantre beli seragam baru untuk anaknya di salah satu toko di Jalan Seruni, Minggu (12/7).

 

BLITAR KAWENTAR – Toko seragam sekolah di Kota Blitar kebanjiran pembeli menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 pada Senin (13/7).

Momen musim masuk sekolah dimanfaatkan para orang tua untuk melengkapi kebutuhan anak, mulai dari seragam, tas, hingga alat tulis.

Lonjakan permintaan membuat sejumlah toko perlengkapan sekolah dipadati pengunjung sejak pagi.

Baca Juga: Seragam Gratis Kota Blitar 2026 Diperluas, Siswa Luar Daerah Kini Ikut Merasakan Bantuan

 Bahkan, beberapa orang tua rela mengantre demi mendapatkan ukuran seragam yang sesuai sebelum stok habis.

Salah satu toko perlengkapan sekolah di Jalan Seruni, Kota Blitar, menjadi tujuan utama masyarakat.

Pemilik toko, Richie, mengatakan peningkatan pembeli sebenarnya sudah mulai terasa sejak awal Juni. Namun, intensitasnya semakin tinggi memasuki Juli seiring semakin dekatnya hari pertama sekolah.

Baca Juga: 73 Anak Binaan LPKA Blitar Diusulkan Terima Remisi Hari Anak Nasional 2026

Richie menjelaskan, kebutuhan yang paling banyak dicari konsumen meliputi seragam sekolah, alat tulis, tas, hingga atribut pelengkap lainnya. Dibandingkan hari-hari biasa, peningkatan transaksi kali ini tergolong sangat signifikan.

"Memang mulai ramai sekali sejak awal Juli. Karena ini sudah memasuki musim kembali ke sekolah," ujarnya.

Menurutnya, selama masa liburan sekolah, tokonya mampu menjual hampir 300 potong seragam setiap hari.

Permintaan datang dari seluruh jenjang pendidikan, mulai taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA/SMK).

Meski mengalami lonjakan pembeli, Richie menilai tren penjualan tahun ini relatif sama dibandingkan musim penerimaan siswa baru tahun lalu. Namun, jika dibandingkan hari normal, peningkatannya cukup tajam.

"Grafiknya hampir sama dengan tahun kemarin. Tapi kalau dibanding hari biasa jelas meningkat drastis," katanya.

Baca Juga: Kisah dr. Wiwi Rahayu, Dokter Aesthetic Muda Asal Blitar yang Padukan Seni dan Ilmu Medis

Richie menambahkan, harga seragam sekolah menyesuaikan ukuran dan jenjang pendidikan. Untuk pembelian satuan, harga seragam dibanderol mulai Rp70 ribu hingga Rp130 ribuan per potong.

Sementara itu, satu set seragam untuk jenjang SMA dipasarkan sekitar Rp250 ribu. Selain seragam nasional, toko juga menyediakan berbagai seragam identitas sekolah sesuai kebutuhan masing-masing lembaga pendidikan.

Ia memperkirakan tren belanja perlengkapan sekolah masih akan berlangsung hingga Agustus mendatang. Sebab, masih banyak orang tua yang membeli perlengkapan secara bertahap menyesuaikan kondisi keuangan keluarga.

Baca Juga: Antisipasi Jukir Liar Beraksi, Sebar Personel di Sejumlah Titik Parkir Bazaar Blitar Djadoel 2026

Di sisi lain, sejumlah wali murid mengaku sengaja membeli perlengkapan sekolah jauh sebelum hari pertama masuk agar tidak kehabisan stok maupun ukuran.

Rita, warga Kelurahan Kepanjenlor, misalnya, datang ke toko untuk membeli kebutuhan anaknya yang akan naik ke kelas 5 sekolah dasar.

"Tadi beli seragam merah putih untuk anak yang naik kelas 5, sama seragam identitas batik. Buat persiapan masuk sekolah Senin depan," tuturnya.

Baca Juga: Capaian CKG di Kota Blitar Tembus 61 Persen, Dinkes Terus Ingatkan Pola Hidup Sehat Setiap Hari

Menurut Rita, pembelian lebih awal membuat proses persiapan sekolah menjadi lebih tenang.

Meski demikian, ia mengaku sempat mengalami kendala saat mencari seragam batik identitas sekolah.

Pasalnya, ukuran yang dibutuhkan anaknya tidak selalu tersedia di setiap toko. Ia harus mencari ke beberapa rak sebelum akhirnya menemukan ukuran yang sesuai.

Baca Juga: Awasi Ketat Jajanan Blitar Djadoel 2026, Dinkes Minta Warga Laporkan Makanan Diduga Berbahaya

"Agak sulit mencari seragam batik identitas yang ukurannya pas. Tapi alhamdulillah akhirnya sudah dapat semua," ungkapnya.

Fenomena meningkatnya aktivitas belanja perlengkapan sekolah menjadi rutinitas tahunan menjelang dimulainya kalender pendidikan baru.

Selain membeli seragam baru, banyak orang tua juga melengkapi kebutuhan lain seperti sepatu, tas, alat tulis, hingga perlengkapan penunjang belajar.

Baca Juga: Cerita Pelaku Usaha Kuliner Brownies Ketan Sidoarjo: Berawal dari Dapur Rumah, Kini Tembus Pasar Global

Para pelaku usaha pun memanfaatkan momentum ini sebagai puncak penjualan tahunan.

Dengan tingginya minat masyarakat dan masih adanya gelombang pembelian susulan, toko-toko perlengkapan sekolah optimistis permintaan tetap tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

Masyarakat pun diimbau membeli perlengkapan sekolah lebih awal agar memiliki pilihan ukuran dan model yang lebih lengkap serta menghindari antrean panjang saat mendekati hari pertama masuk sekolah. (mg1/c1/ady)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
#toko seragam Blitar #musim masuk sekolah #tahun ajaran baru 2026 #wali murid Blitar #seragam sekolah