Sekolah Rakyat Bekasi Siap Beroperasi, 180 Siswa Akan Menempati Asrama

Agnes Adelia Hernanda • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 14:45 WIB
Sekolah Rakyat Bekasi siap beroperasi 14 Juli 2025. Sebanyak 180 siswa dari Kota dan Kabupaten Bekasi akan mengikuti pendidikan berbasis asrama.
Sekolah Rakyat Bekasi siap beroperasi 14 Juli 2025. Sebanyak 180 siswa dari Kota dan Kabupaten Bekasi akan mengikuti pendidikan berbasis asrama.

 

BEKASI - Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Jawa Barat, dijadwalkan mulai beroperasi pada 14 Juli 2025 bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2025-2026. Sekolah yang diinisiasi pemerintah ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional.
Progres persiapan Sekolah Rakyat Bekasi disebut telah mencapai 98,4 persen. Sekolah tersebut disiapkan sebagai bagian dari program pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sebanyak 180 siswa akan mengikuti pendidikan di sekolah tersebut. Rinciannya, 105 merupakan siswi perempuan dan 75 siswa laki-laki. Para peserta didik yang diterima berasal dari Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Akses Dam Kali Semut Rusak, Jalur Anak Sekolah dan Warga Terganggu


Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi menerapkan sistem pendidikan berbasis asrama. Fasilitas yang disiapkan disebut tidak jauh berbeda dengan sekolah reguler pada umumnya.
Di dalam kompleks sekolah tersedia ruang kelas serta sejumlah laboratorium. Fasilitas tersebut mencakup laboratorium komputer, bahasa, biologi, kimia, dan fisika. Selain itu, tersedia pula fasilitas asrama untuk mendukung kebutuhan peserta didik selama mengikuti pendidikan.
Asrama tersebut memiliki 24 kamar untuk siswa putra dan 26 kamar untuk siswi putri. Kepala Sekolah Rakyat Pangudi Luhur Bekasi, Lastri Fajarwati, memastikan fasilitas yang tersedia sudah dapat digunakan.

Baca Juga: Target Kunjungan Makam Bung Karno Diprediksi Naik Jadi 250 Ribu Setelah Dibuka 24 Jam, Peziarah Kini


Persiapan tidak hanya mencakup sarana dan prasarana. Ketersediaan tenaga pengajar hingga akses khusus bagi penyandang disabilitas juga telah dipersiapkan.
Pihak sekolah juga telah berkoordinasi dengan berbagai tim untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana. Salah satunya berkaitan dengan simulasi kegiatan pembelajaran di asrama yang dijadwalkan berlangsung pada 9 dan 10 Juli 2025.
Koordinasi juga dilakukan dengan tim kesehatan. Pemeriksaan kesehatan bagi siswa menjadi salah satu agenda dalam persiapan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Selain itu, sekolah menyiapkan kegiatan pembinaan karakter sebagai bagian dari pengenalan lingkungan Sekolah Rakyat kepada peserta didik.

Baca Juga: Siap Sinergi, Cabdindik Blitar Dorong Guru dan Siswa Melek AI untuk Tingkatkan Kreativitas dan Kompe


Pembagian asrama peserta didik dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan tersebut bertepatan dengan tahapan simulasi pembelajaran yang menjadi bagian dari persiapan operasional sekolah.
Berasal dari Gedung Eks Kementerian Sosial
Sekolah Rakyat Bekasi menempati gedung eksisting yang sebelumnya digunakan oleh Kementerian Sosial. Gedung tersebut sebelumnya dimanfaatkan untuk menampung penyandang disabilitas, termasuk tunanetra, tunarungu, dan penyandang Down syndrome.
Setelah para penghuni direlokasi, bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi Sekolah Rakyat. Gedung kemudian direhabilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk mendukung kebutuhan sekolah.

Baca Juga: SDI Ma’arif Plosokerep Tanamkan Ilmu dan Bangun Karakter Siswa, Padukan Pendidikan Internasional dan


Dengan konsep pendidikan berbasis asrama, sekolah ini tidak hanya mengandalkan kurikulum nasional. Program pendidikan juga akan dikombinasikan dengan penguatan karakter, keterampilan hidup, serta wawasan kebangsaan.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pendidikan yang lebih menyeluruh kepada peserta didik. Selain memperoleh pembelajaran akademik, siswa juga mendapatkan pembinaan karakter dan keterampilan yang menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat.
Persiapan Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi pun terus dilakukan menjelang dimulainya tahun ajaran 2025-2026. Dengan fasilitas yang telah disiapkan dan tenaga pengajar yang tersedia, sekolah tersebut ditargetkan dapat mulai menjalankan kegiatan pendidikan pada 14 Juli 2025.

Baca Juga: Pemutihan Denda Pajak di Kabupaten Blitar Berlaku hingga 30 September 2026, Tunggakan PBB-P2 Bisa Be


Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional. Melalui pendidikan berbasis asrama tersebut, pemerintah berharap program Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu upaya untuk memutus rantai kemiskinan.

Baca Juga: Armada KMP Kota Blitar Belum Lengkap, Masih Tunggu Truk dan Sepeda Motor, Bakal Jadi Aset Pemkot

Course: YouTube @BeritaSatuChannel

Editor : Agnes Adelia Hernanda
#Pendidikan #Sekolah Rakyat Bekasi #Keluarga Miskin