BLITAR KAWENTAR - Kiprah KH Abdul Wahab Hasbullah tidak hanya berkaitan dengan perkembangan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Tokoh tersebut juga memiliki peran penting dalam perjuangan ulama Nusantara melalui Komite Hijaz.
Komite Hijaz menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan perjuangan KH Abdul Wahab. Pembentukan komite tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap rencana penggusuran makam Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
Perjuangan itu menjadi bentuk kepedulian para ulama Nusantara terhadap keberlangsungan tempat-tempat bersejarah dalam Islam. KH Abdul Wahab kemudian dipercaya membawa aspirasi para ulama untuk disampaikan kepada penguasa di Hijaz.
Baca Juga: Kantah Kabupaten Blitar Sosialisasikan Sertifikasi Tanah Wakaf di Pondok Pesantren Jati Sanan
Dalam prosesnya, KH Abdul Wahab disebut bertemu dengan raja untuk menyampaikan berbagai harapan dan aspirasi yang dibawa para ulama Nusantara.
Langkah tersebut menjadi salah satu bagian dari sejarah perjuangan KH Abdul Wahab dalam memperjuangkan kepentingan umat. Upaya melalui Komite Hijaz juga menunjukkan kemampuan ulama dalam membangun komunikasi dan organisasi untuk menyampaikan aspirasi.
Semangat perjuangan tersebut kemudian menjadi bagian dari warisan yang melekat pada lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Nilai keberanian, kepedulian terhadap umat, serta kemampuan berorganisasi terus menjadi bagian dari pendidikan yang diwariskan kepada santri.
Warisan tersebut tidak hanya diberikan melalui pembelajaran di ruang kelas. Berbagai kegiatan kepesantrenan juga menjadi sarana untuk membentuk kemampuan dan karakter para santri.
Di antaranya madrasah diniyah, ngaji weton, Taswirul Afkar atau bahsul masail, pelatihan khitabah, serta pembelajaran ilmu falak.
Kegiatan tersebut berjalan beriringan dengan pendidikan formal yang dikembangkan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Berbagai jenjang pendidikan tersedia, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.
Dengan demikian, perjuangan KH Abdul Wahab Hasbullah tidak hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah. Nilai yang lahir dari perjuangan tersebut terus diupayakan untuk hidup dalam tradisi pendidikan dan kehidupan pesantren.
Semangat ilmu, perjuangan, dan persatuan menjadi nilai yang diharapkan terus diwariskan kepada generasi penerus Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Editor : Azahra Meilisani Salma