JAKARTA - Simulasi TKA SMP dapat dilakukan melalui laman simulasi Pusmendik dengan beberapa tahapan, mulai dari memilih jenjang dan mata pelajaran, mengisi data peserta, memasukkan token, hingga mengerjakan soal. Dalam simulasi yang ditampilkan, peserta mendapatkan alokasi waktu 15 menit untuk menyelesaikan tes.
Langkah pertama dilakukan dengan membuka laman simulasi TKA Pusmendik melalui alamat pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka. Setelah halaman terbuka, peserta perlu memilih jenjang pendidikan SMP/MTs atau sederajat.
Selanjutnya, peserta memilih jenis mata pelajaran yang tersedia. Dalam tutorial tersebut, pilihan yang digunakan adalah mata pelajaran wajib. Setelah itu, peserta dapat menentukan mata pelajaran yang akan diuji, yakni Matematika atau Bahasa Indonesia, kemudian menekan tombol Mulai Simulasi.
Cara Login dan Mengisi Data Peserta
Setelah masuk ke tahap login, peserta diminta memasukkan username menggunakan nama peserta. Password yang digunakan dalam simulasi adalah angka 1 sampai 9. Setelah data dimasukkan, peserta dapat menekan tombol Login untuk melanjutkan.
Berikutnya, peserta masuk ke halaman Konfirmasi Data Peserta. Pada bagian ini terdapat sejumlah data yang harus diisi. Peserta diminta memilih jenis kelamin, mengetik kembali nama peserta, serta mengisi tanggal, bulan, dan tahun lahir.
Tahap selanjutnya adalah memasukkan token. Dalam tutorial, token ditunjukkan berada di bagian pojok kiri atas tampilan layar. Peserta perlu memasukkan token tersebut, kemudian menekan tombol Submit.
Setelah data berhasil dikonfirmasi, peserta akan melihat detail tes sebelum mulai mengerjakan. Pada simulasi yang diperagakan, alokasi waktu pengerjaan adalah 15 menit. Peserta kemudian dapat menekan tombol Mulai untuk masuk ke halaman soal.
Mengenal Fitur Pengerjaan Soal
Simulasi TKA SMP tersebut menyediakan beberapa jenis soal. Peserta diperlihatkan soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, benar atau salah, dan jenis soal lainnya.
Saat mengerjakan, peserta memilih jawaban yang dianggap benar. Setelah menentukan jawaban, peserta dapat menekan tombol Soal Berikutnya untuk melanjutkan ke nomor selanjutnya.
Baca Juga: Bupati Blitar Monitoring TKA SMP di 3 Sekolah, Tak Temukan Murid yang Absen
Tersedia pula fitur Ragu-Ragu bagi peserta yang belum yakin dengan jawabannya. Ketika opsi tersebut digunakan, nomor soal akan ditandai dengan warna kuning pada bagian Daftar Soal.
Peserta dapat kembali memeriksa soal yang ditandai ragu-ragu melalui menu Daftar Soal. Caranya dengan memilih nomor soal berwarna kuning, kemudian menyesuaikan jawaban jika diperlukan. Setelah yakin dengan pilihan tersebut, tanda ceklis pada opsi ragu-ragu dapat dihilangkan. Nomor soal kemudian akan berubah menjadi warna hitam.
Fitur tersebut memungkinkan peserta meninjau kembali soal yang sebelumnya belum dijawab dengan yakin sebelum tes diselesaikan. Peserta dapat berpindah kembali ke nomor tertentu melalui Daftar Soal.
Baca Juga: Sarpras Minim, TKA Jenjang SD di Kota Blitar Pinjam 62 Komputer Milik SMP
Pada nomor soal terakhir, peserta tidak langsung keluar dari sistem. Peserta perlu menekan tombol Soal Berikutnya hingga muncul konfirmasi untuk menyelesaikan tes.
Setelah konfirmasi muncul, peserta dapat menekan tombol Selesai Tes. Tahapan tersebut menjadi penanda bahwa pengerjaan simulasi telah berakhir.
Review Jawaban Setelah Tes
Setelah tes selesai, layar akan menampilkan tabel review. Dalam tampilan tersebut, jawaban yang diberikan peserta berada di bagian sebelah kiri, sedangkan kunci jawaban ditampilkan di sebelah kanan.
Peserta dapat mempelajari tampilan review tersebut untuk melihat perbandingan antara jawaban yang dipilih dengan kunci jawaban. Setelah selesai melihat hasil review, peserta dapat menekan tombol Keluar untuk meninggalkan halaman simulasi.
Rangkaian simulasi TKA SMP tersebut memperlihatkan proses mulai dari membuka laman Pusmendik, memilih jenjang dan mata pelajaran, melakukan login, mengisi data peserta, memasukkan token, hingga menyelesaikan soal dan melihat review jawaban. Peserta juga dapat memanfaatkan fitur Ragu-Ragu untuk menandai soal yang jawabannya masih belum diyakini sebelum kembali memeriksanya.
Editor : 'Isyna Mufida Ma Radhita