BLITAR KAWENTAR - Pembahasan latihan soal TKA Matematika kelas 6 SD kembali berlanjut dengan tiga materi berbeda. Latihan yang dibahas mencakup volume dua kolam berbentuk balok, perbandingan jumlah kelereng, hingga mengubah bilangan desimal menjadi persen.
Pembahasan ini ditujukan sebagai latihan persiapan TKA Matematika kelas 6 SD. Setiap soal diselesaikan dengan rumus dasar yang dapat digunakan siswa untuk menemukan jawaban secara lebih cepat.
Soal Volume Dua Kolam Renang
Soal pertama meminta siswa menghitung volume total dua kolam renang yang sama-sama berbentuk balok.
Kolam pertama memiliki panjang 5 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 2 meter. Sementara kolam kedua memiliki panjang 3 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman 1 meter. Untuk menghitung volume balok, digunakan rumus panjang dikali lebar dikali tinggi atau kedalaman. Volume kolam pertama dihitung dengan 5 × 3 × 2 sehingga diperoleh 30 meter kubik.
Selanjutnya, volume kolam kedua adalah 3 × 2 × 1. Hasilnya 6 meter kubik. Karena yang ditanyakan adalah volume total kedua kolam, kedua hasil tersebut dijumlahkan. Perhitungannya menjadi 30 + 6 = 36 meter kubik.
Dengan demikian, jawaban yang ditunjukkan dalam pembahasan 36 meter kubik.
Soal Perbandingan Kelereng Budi dan Andi
Soal berikutnya membahas perbandingan jumlah kelereng Budi dan Andi. Perbandingan keduanya adalah 5:3, sedangkan jumlah kelereng mereka secara keseluruhan mencapai 72 buah.
Untuk mencari selisih jumlah kelereng, pembahasan menggunakan perbandingan antara bagian yang ditanyakan dan jumlah perbandingan keseluruhan.
Selisih perbandingan Budi dan Andi adalah 5 - 3 = 2. Sementara total perbandingannya adalah 5 + 3 = 8. Perhitungan kemudian dilakukan dengan 72 × 2 ÷ 8. Hasil pembagian 72 dengan 8 adalah 9, lalu dikalikan 2 sehingga diperoleh 18.
Artinya, selisih jumlah kelereng Budi dan Andi adalah 18 buah. Pembahasan juga menekankan bahwa pola perhitungan tersebut dapat digunakan untuk soal perbandingan lain dengan bentuk serupa, termasuk ketika yang ditanyakan adalah jumlah salah satu pihak, jumlah keseluruhan, maupun selisih.
Mengubah Desimal 0,6 Menjadi Persen
Soal ketiga meminta siswa mengubah bilangan desimal 0,6 ke dalam bentuk persen.
Dalam pembahasan, langkah pertama adalah mengubah 0,6 menjadi pecahan. Karena terdapat satu angka di belakang koma, bilangan tersebut ditulis menjadi 6/10. Agar lebih mudah diubah ke bentuk persen, penyebut 10 kemudian dikalikan 10 sehingga menjadi 100. Pembilangnya juga harus dikalikan 10, sehingga 6 berubah menjadi 60.
Baca Juga: Para Siswa SMP di Kota Blitar Mulai Pemanasan TKA, Diawali Mapel Matematika dan BI
Dengan demikian, pecahan tersebut menjadi 60/100. Karena persen berarti per seratus, bentuk tersebut dapat ditulis sebagai 60 persen. Jawabannya adalah yaitu 60 persen.
Pembahasan ini juga memberikan contoh tambahan. Jika bilangan desimalnya 0,12, maka bentuk pecahannya menjadi 12/100 dan hasilnya adalah 12 persen.
Tiga soal tersebut menunjukkan materi dasar yang perlu dikuasai dalam latihan Matematika kelas 6, mulai dari operasi perkalian dan penjumlahan pada volume, konsep perbandingan, hingga konversi desimal ke persen.
Editor : Difa'un NadhirohSumber : Diolah dari berbagai sumber