KETAHANAN PANGAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan penanaman pohon pepaya di SMKN 1 Kademangan, sebagai Eduwisata Agrotechnopark, Senin (5/10/2026)
BLITAR KAWENTAR – Langkah inovatif SMKN 1 Kademangan dalam mengembangkan sektor pendidikan kejuruan berbasis agribisnis mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Senin (5/10). Kunjungan itu juga dalam rangka hari jadi Jawa Timur ke-81 tahun.
Momen bersejarah tersebut bertepatan dengan peninjauan inovasi eduwisata Agrotechnopark serta program Technopreneur School yang dirancang sekolah setempat untuk mencetak generasi petani milenial berdaya saing global.
Apresiasi tersebut diberikan usai Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Provinsi Jawa Timur melaporkan secara langsung inovasi dan hasil pembelajaran berbasis praktik pertanian, peternakan, dan perikanan di SMKN 1 Kademangan.
Baca Juga: Chef Juna Bongkar Cara Bikin Ayam Woku, Bumbu Woku Ternyata Bisa untuk Seafood
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, membeberkan bahwa kunjungan Gubernur Khofifah merupakan bukti nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap penguatan pendidikan vokasi di bidang pertanian.
"Seminggu lalu saya melaporkan kepada Ibu Gubernur terkait kegiatan Dies Natalis Ke-23 SMKN 1 Kademangan. Beliau terkejut dan mengapresiasi keberadaan mata pelajaran produktif yang fokus pada pertanian, peternakan, dan perikanan di sekolah ini, sehingga beliau langsung memutusakan hadir meninjau secara langsung," ujar Aries Agung Paewai, Senin (5/10).
Aries merinci keberadaan eduwisata Agrotechnopark menjadi pemicu penting untuk mengikis stigma negatif bahwa sektor pertanian tidak diminati oleh generasi muda.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Gubernur Khofifah Gelontor Pasar Murah Titik Ke-118 di Kabupaten Blitar
Data Dispendik Jatim mencatat tingkat kebekerjaan lulusan SMKN 1 Kademangan terbilang amat tinggi. Sekitar 70 persen lulusannya terserap langsung oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), termasuk menembus pasar kerja internasional.
"Anak-anak kita 70 persen terserap ke dunia kerja dan industri, bahkan ada yang bekerja ke luar negeri seperti Jepang dan Korea. Kehadiran Ibu Gubernur diharapkan mampu memotivasi para siswa agar makin bersemangat menjadi petani muda milenial yang kreatif," terangnya secara taktis.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kademangan Hadi Sucipto menguraikan bahwa kunjungan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar menjadi pendorong moral yang sangat besar bagi seluruh keluarga besar SMKN 1 Kademangan.
Baca Juga: Jajanan Pasar Senen Lebih Murah, Ada Kue Mulai Rp800 hingga Paket Rp20 Ribu
Inovasi eduwisata Agrotechnopark dan Technopreneur School dihadirkan untuk mengintegrasikan keterampilan teknis (hard skills) siswa dengan pemahaman bisnis serta kewirausahaan modern.
Pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kejuruan agar para siswa memiliki bekal kompetensi yang matang saat terjun ke dunia kerja maupun wirausaha mandiri.
Baca Juga: 38 Provinsi Indonesia Punya Kuliner Khas, dari Aceh hingga Papua
"Apresiasi dan kunjungan ini menjadi motivasi serta semangat bagi kami untuk tidak berhenti berinovasi. Kami terus berkomitmen melahirkan karya-karya terbaik demi mengantarkan anak-anak didik menggapai cita-citanya menjadi wirausahawan dan tenaga ahli yang tangguh," pungkasnya.(jar/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah