Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rocky Gerung dan Mahfud MD: Dua Tokoh yang Kerap Berseberangan Pendapat di Ruang Publik

Rahma Nur Anisa • Selasa, 7 Oktober 2025 | 06:00 WIB

Mahfud MD mengaku telah mengenal Rocky melalui tulisan-tulisannya di berbagai media.
Mahfud MD mengaku telah mengenal Rocky melalui tulisan-tulisannya di berbagai media.

BLITAR KAWENTAR - Publik mungkin terkejut mengetahui bahwa Rocky Gerung dan Mahfud MD, dua tokoh yang kerap berseberangan pendapat di ruang publik, ternyata adalah sahabat lama. Dalam perbincangan di kanal YouTube Sahabat Mahfud MD Official pada 1 Oktober 2025, keduanya mengungkap hubungan persahabatan yang telah terjalin puluhan tahun.

Mahfud MD mengaku telah mengenal Rocky sejak era 2000-an melalui tulisan-tulisannya di berbagai media. Pertemuan langsung pertama terjadi saat Mahfud menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2011-2013, ketika Rocky kerap dihadirkan sebagai ahli dalam sidang-sidang pelik.

"Saya mengenal tulisan-tulisannya dulu, tapi bertemu fisik ketika saya menjadi Ketua MK. Beliau sering diundang sebagai ahli," ujar Mahfud dalam perbincangan yang dipandu Rizal Mustari tersebut.

Baca Juga: ⁠Jawa Pos Radar Blitar Kunjungan ke Kampus UMINA Blitar: Siap Kerja Sama Majukan Pendidikan

Rocky Gerung menjelaskan bahwa ia mendeteksi Mahfud MD sebagai sosok yang "surplus intelektual" sejak awal. Menurut Rocky, Mahfud mampu mengulas masalah-masalah Orde Baru secara akademis, sehingga ia menganggap Mahfud sebagai partner dalam perdebatan intelektual.

"Mahfud MD itu orang yang surplus intelektual dari awal. Jadi problem-problem Orde Baru diulas secara akademis, itu yang saya anggap oke ini adalah partner di dalam perdebatan intelektual," ungkap Rocky.

Keduanya juga sering bertemu di berbagai forum diskusi, termasuk di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) sekitar tahun 2015-2017, di mana mereka kerap dihadapkan untuk berdebat. Meski di panggung saling berseberangan, Rocky mengaku di belakang layar ia selalu mendukung Mahfud.

Baca Juga: ⁠Dispendik Kabupaten Blitar Mulai Perketat Izin Cerai ASN hingga PPPK, Ini Alasannya

"Di panggung-panggung suka nuding-nuding saya, tapi kalau sudah berdua saya bilang 'saya mendukung Pak Mahfud'," kata Rocky sambil tersenyum.

Mahfud menambahkan bahwa perbedaan pendapat justru memperkaya diskusi. "Intelektual itu harus berdebat. The harder the conflict, the more prestigious the result," katanya mengutip tokoh revolusioner Amerika, Thomas Paine.

Persahabatan keduanya didasari pada kesamaan latar belakang akademis dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi. Keduanya sama-sama berasal dari dunia kampus dan LSM, serta memiliki kepedulian terhadap konstitusi dan akal sehat dalam politik.

Baca Juga: Segini Uang Pensiun Sri Mulyani per Bulan Usai Lengser, Tak Sampai Rp4 Juta!

Rocky bahkan mengaku pernah menjadi orang pertama yang menyebut nama Mahfud MD sebagai calon presiden ideal dalam sebuah acara peluncuran buku di Universitas Paramadina. "Saya bilang calon presiden harus lulus etikabilitas dan intelektualitas dulu, baru elektabilitas. Mahfud MD lolos ketiganya," jelasnya.

Perbincangan ini menjadi bukti bahwa perbedaan pendapat tidak harus menghalangi persahabatan, terutama jika didasari pada pencarian kebenaran dan komitmen bersama terhadap demokrasi. (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#lsm #mahfud md #komitmen #beda pendapat #rocky gerung #Nilai Demokrasi