BLITAR – DPC PPP Kabupaten Blitar menilai peran dan rekam jejak Ganjar-Mahfud sudah teruji. Keduanya merepresentasikan nasionalis-religius yang ideal untuk menjadi pemimpin di tanah air.
“Tidak perlu berbusa-busa. Keduanya sudah sangat terukur. Tugas kami di PPP hanya tinggal mengingatkan rekam jejaknya,” ujar salah seorang pengurus DPC PPP Kabupaten Blitar, Anshori Baidlowi.
Mantan ketua DPC PPP ini mengatakan, Ganjar Pranowo menjadi simbol untuk kalangan nasionalis, sedangkan Mahfud MD merupakan representasi PPP sekaligus bisa dianggap mewakili kalangan Nahdliyin.
“Keduanya memiliki pengalaman yang lengkap. Tidak hanya di lingkungan ekskutif, tapi juga fasih di wilayah yudikatif,” jelasnya.
Track record ini pula yang selama ini digaungkan oleh kader dan simpatisan PPP, tak terkecuali di Kabupaten Blitar. Utamanya Mahfud MD.
Selain representasi PPP, yang bersangkutan dinilai paling unggul di antara para calon wakil presiden lainnya.
“Hal ini sudah kami instruksikan kepada tiap caleg dari PPP. Selain sosialisasi personal juga mengingatkan kembali mengenai peran dan kiprah Ganjar-Mahfud,” ucap Anshori.
Anggota DPRD Kabupaten Blitar ini tampak optimistis mayoritas masyarakat di Kabupaten Blitar memiliki pandangan yang sama dengan PPP. Rekam jejak sangat penting sebelum memilih calon pemimpin bangsa lima tahun ke depan.
“Pak Ganjar dan Pak Mahfud ini pasangan paling ideal. Yakni, nasionalis-religius. Tugas kami sekarang hanya mengingatkan rekam jejaknya saja kepada masyarakat,” tandasnya.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra