Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

PDIP Kabupaten Blitar Usung Kader Muda, Rijanto Absen karena Usia, Dorong Sosok Ini Ikuti Penjaringan

Agus Muhaimin • Jumat, 26 April 2024 | 01:00 WIB

 

Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar, Rijanto
Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar, Rijanto

BLITAR - Peluang pertarungan langsung antara Rijanto dan Rini Syarifah pada  pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 sangat kecil. Pasalnya, DPC PDIP Kabupaten Blitar lebih memprioritaskan kader-kader mudanya dalam kontestasi politik lima tahunan ini.

“Saya menyadari, usia saya sudah tua. Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada adik-adik dan anak-anak saya yang muda,” ujar Ketua DPC PDIP Kabupaten Blitar Rijanto usai rapat koordinasi terkait penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati, di rumahnya, Kamis (24/4/2024).

Mantan bupati Blitar ini mengaku memiliki sejumlah kendala sehingga tidak bisa maju dalam Pilkada 2024.

Salah satunya kondisi logistik yang terbatas. Bahkan, persoalan itu juga akan disampaikan jika DPP PDIP menginginkannya kembali menjadi calon bupati pada Pilkada 2024.

“Ya (jika mendapatkan rekom partai, Red) otomatias saya juga punya hak untuk menyampaikan permasalahan,” jelasnya.

Dia bersyukur banyak kader muda partai yang kini mulai menjadi bahan pembicaraan masyarakat di Bumi Penataran. Salah satunya mantan bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan.

 “Alhamdulillah, saya juga lihat di medsos, Mas Hengky ada minat. Ini kan termasuk anak muda, dan itulah yang kami harapkan. Semoga Mas Hengky mau daftar,” harapnya.

Dia berharap hal ini tidak hanya sebatas rumor dan pembicaraan masyarakat, tapi juga ditindaklanjuti secara serius oleh Hengky Kurniawan dengan mengambil formulir pendaftaran.

“Jadi, kami bisa bicara secara konkret manakala yang bersangkutan datang ke DPC langsung maupun melalui utusan untuk mengisi formulir,” katanya.

Dia menegaskan, PDIP Kabupaten Blitar memiliki banyak figur potensial untuk mengikuti Pilkada 2024. Meskipun mayoritas dari mereka belum cukup istirahat pasca-Pemilu 2024. “Yang jadi persoalan saat ini, anggota dewan yang maju Pilkada 2024 harus berani undur diri dari kursi dewan. Ini yang agak repot,” tandasnya.

Kendati begitu, pihaknya meyakini banyak kader partai yang siap untuk membangun Kabupaten Blitar dengan memenangkan Pilkada 2024.

Namun sebelum itu, kata dia, ada sejumlah mekanisme yang harus dilakukan. Salah satunya mengikuti penjaringan bakal calon yang dimulai hari ini hingga 15 Mei mendatang.

“Siapa-siapa yang minat, baik kader internal maupun eksternal, bisa daftar dan mengambil formulir di kantor DPC,” terangnya.

Dia menambahkan, penjaringan bakal calon kepala daerah ini bersifat terbuka. Tidak hanya terbatas untuk kader, tapi juga berlaku bagi figur-figur lintas partai di Kabupaten Blitar maupun luar daerah.

“Tidak ada syarat khusus, tapi dalam formulir pendaftaran tentu ada banyak isian yang harus dilengkapi,” tandasnya. (hai/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Rini Syarifah #Kabupaten Blitar #pdip #pilkada 2024