Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Didorong Ikut Kontestasi, Mantan Ketum Dewan Kesenian Kabupaten Blitar Turun Gunung, Olah Seni Memajukan Daerah

Agus Muhaimin • Kamis, 2 Mei 2024 | 17:15 WIB
Wima Brahmantyomantan Ketua  Umum Dewan Kesenian Kabupaten Blitar
Wima Brahmantyomantan Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Blitar

BLITAR - Bursa bakal calon bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Bumi Penataran tampaknya semakin ramai. Betapa tidak, mantan ketua umum Dewan Kesenian Kabupaten Blitar Wima Brahmantyo kini juga sedang bersiap diri usai mendapat dorongan dari para pelaku seni di Kabupaten Blitar.

“Jika memang amanah itu datang kepada saya, tentu cita-cita untuk mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju di bidang seni budaya atau pariwisata akan benar-benar saya perjuangkan, insya Allah,” ujarnya kepada Koran ini Selasa (30/4/2024).

Putra sulung mantan bupati ke-20 Blitar, Herry Noegroho, ini mengaku berterima kasih atas apresiasi dan dukungan para pelaku seni.

Menurut dia, kepercayaan tersebut adalah amanah yang tidak boleh dikesampingkan. Apalagi, ini bukan kali pertama dukungan yang mampir kepadanya saat momen pilkada.

“Sebenarnya sudah sejak lama kawan-kawan seniman mendorong saya untuk masuk kancah politik. Hanya saja, selama ini saya memang masih harus fokus di suatu hal, misalnya mengelola wisata De Karanganjar,” katanya.

Wima tidak memungkiri dirinya adalah pendatang baru di lingkungan politik. Di sisi lain, memperjuangkan seni budaya tidak harus dilakukan oleh figur dengan latar belakang seni dan budaya. Hanya saja, pemimpin harus memiliki pemahaman mendalam pada bidang tersebut sehingga bisa mengoptimalkan potensi seni budaya.

“Pemimpin harus punya kemampuan entrepreneur. Atau bahasa kerennya sekarang artpreneur. Membangun dengan seni akan menghasilkan pembangunan yang estetik," jelasnya.

Dia menegaskan, Kabupaten Blitar adalah pusat spiritual kerajaan-kerajaan besar. Mulai kerajaan Kediri, Singasari, hingga Majapahit.

Tidak hanya itu, Kabupaten Blitar juga menjadi tempat persemayaman para proklamator di masanya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Ken Arok sebagai proklamator Singasari juga dikebumikan di Kabupaten Blitar.

“Seni budaya di Blitar itu bukan cuma kaya, tapi istimewa. Kekayaan seni budaya dan kebesaran sejarah Blitar sangat bisa diolah menjadi kekuatan untuk memajukan Blitar,” tegasnya.

Pria yang juga Ketua Umum Persatuan Sepakbola Bangsa Indonesia (PSBI) Blitar ini mengungkapkan, seni budaya merupakan elemen penting dalam industri pariwisata. Pengelolaan yang baik pada sektor ini bisa membawa dampak besar untuk bidang lainnya.

Baca Juga: Bakal Cakada Potensial, Tjutjuk Masih Malu-Malu, Maju Tunggu Perintah DPP, Gerindra Kota Blitar Siap Koalisi

“Pariwisata itu salah satu cara tercepat untuk mendatangkan uang. Bisa dilihat kondisi daerah-daerah yang pariwisatanya maju, seperti di Jogjakarta dan Bali. Di luar negeri pun, negara-negara yang maju pariwisatanya pasti punya fondasi seni budaya yang kuat, seperti Tiongkok, Italia, Prancis, dan negara lainnya,” ungkapnya.

Dia optimistis sektor pariwisata Kabupaten Blitar bisa dikerek hingga ke level internasional. Dengan catatan, memiliki sinergitas dan komitmen meningkatkan kualitas manajemen pariwisata daerah.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pelaku seni berharap agar seni dan budaya menjadi prioritas dan masuk dalam visi-misi pemerintah kabupaten (pemkab).

“Kepala daerah mendatang harus peduli dan paham dengan seni dan budaya. Memiliki pengalaman mengelola dan misi yang jelas untuk sektor seni dan budaya,” ujar seorang pelaku seni Blitar, Jusep Alip Yugo Putro, Senin (29/4/2024).

Dia mengatakan, seni dan budaya tidak hanya sebagai sarana untuk memperkenalkan daerah, tapi bisa menjadi alternatif untuk mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.

“Kita semua tahu, seni budaya, hiburan, dan pariwisata itu satu rumpun. Memelihara dan memperhatikan seni budaya, berarti juga membuka peluang untuk meningkatkan perputaran ekonomi daerah dan menambah pundi pendapatan daerah,” katanya. (hai/c1/din)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#dewan kesenian #pilkada #Kabupaten Blitar #bupati #pelaku seni