BLITAR - Sembilan sosok bakal bersaing ketat untuk mendapatkan perhatian dari DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Mereka telah mengambil formulir penjaringan bakal calon kepala daerah (bacakada) Kota Blitar di DPC PDIP Kota Blitar.
Para sosok ini adalah petahana Wali Kota Santoso, Bambang Rianto, M Trijanto, Himawan Probo Pamungkas, Yudi Meira, Sugeng Praptono, Dedik Hendarwanto, M Tobroni, dan Suharyono. Ada yang mengambil formulir sendiri dan sebagian diwakili oleh relawan.
Panitia penjaringan DPC PDI Kota Blitar, Siswandi membenarkan, total sudah ada sembilan figur yang siap macung dan telah mengambil formulir di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
”Saat ini tinggal menunggu pengumpulan formulir. Jadwal pengumpulan dimulai hari ini (kemarin, Red) hingga 12 Mei mendatang. Jadi masih ada waktu,” ungkapnya.
Hingga Rabu (8/5) belum ada pendaftar yang mengumpulkan formulir penjaringan. Informasinya, Bambang Rianto alias Bambang Kawit dijadwalkan mengembalikan formulir pada Kamis (9/5). ”Yang sudah konfirmasi Pak Bambang. Lainnya kayaknya belum,” ujarnya.
Sesuai aturan, pengembalian atau pengumpulan formulir harus dilakukan langsung oleh sosok yang macung sebagai bacakada maupun bacawakada.
Apabila tidak dikumpulkan langsung oleh yang bersangkutan, maka formulir tidak diterima.
“Itu adalah persyaratannya. Keseriusan para figur ini akan dilihat di situ. Karena itu, panitia meminta kepada pendaftar untuk mengumpulkan sendiri formulir penjaringan,” tegasnya.
Di samping itu, para pendaftar juga akan menginput lagi datanya melalui situs resmi penjaringan PDIP. Jika sudah dimasukkan, proses berikutnya adalah kewenangan DPP PDIP.
”Batas akhir penjaringan serentak seluruh Indonesia sampai 30 Mei. Keputusan akhir ada di DPP PDIP,” kata Ketua DPC PDIP Kota Blitar Syahrul Alim.
Baca Juga: Disinggung Pilkada 2024, PAN Kabupaten Blitar Bakal Beri Kejutan di Pertengahan Bulan
Selain Suharyono, pendaftar terakhir lain yakni M Tobroni alias Kak Toni. Pengusaha ternama di Kota Blitar itu mengambil formulir melalui relawan dan pendukungnya.
Sebelumnya, pada Pilwali 2020 lalu, Kak Toni juga macung lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila