Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persaingan Pilwali Kota Blitar Raih Simpati Sengit, Selain PDIP, Trijanto juga Macung PKB, Bambang Kumpulkan PAC

M. Subchan Abdullah • Minggu, 12 Mei 2024 | 18:03 WIB
OPTIMIS DIREKOM: Bacakada PDIP M Trijanto mengembalikan formulir di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, (10/5).
OPTIMIS DIREKOM: Bacakada PDIP M Trijanto mengembalikan formulir di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, (10/5).

BLITAR - Satu per satu bakal calon (balon) yang mendaftar penjaringan untuk kontestasi Pilwali Kota Blitar 2024 melalui PDIP mulai mengembalikan formulir. 

Hingga Jumat (10/5/2024) sudah ada tiga figure yang melengkapi berkas serta mengembalikan formulir penjaringan. 

Ketiganya adalah Bambang Rianto alias Bambang Kawit, Suharyono, dan M Trijanto. Bambang Rianto mengembalikan formulir pada Kamis (9/5) lalu. Kemudian Jumat (10/5) giliran Suharyono dan M Trijanto. 

OPTIMIS DIREKOM: Bacakada PDIP Bambang Rianto mengembalikan formulir di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, (10/5).
OPTIMIS DIREKOM: Bacakada PDIP Bambang Rianto mengembalikan formulir di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, (10/5).

”Ya, total sudah tiga orang yang mengembalikan. Ini tadi (kemarin, Red) Suharyono dan M Trijanto,” kata Panitia Penjaringan DPC PDIP Kota Blitar, Siswadi kepada Jawa Pos Radar Blitar.

Rencananya, kata Siswadi, beberapa bakal calon lain yang sebelumnya telah mengambil formulir akan mengembalikan hari ini. Ada dua orang yang sudah mengonfirmasi akan mengembalikan formulirnya. 

“Untuk yang (mengembalikan, Red) besok adalah Dedik Hendarwanto dan Himawan Probo Pamungkas,” terangnya. 

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Blitar, pengembalian formulir M Trijanto cukup menyita perhatian. Sebab, ada ratusan massa yang mengawal pegiat antikorupsi tersebut 

untuk mengembalikan formulir ke kantor DPC PDIP Kota Blitar. M Trijanto beserta ratusan relawannya tiba di kantor DPC PDIP sekitar pukul 14.00. 

M Trijanto mengatakan, para relawan yang mengawalnya datang dari 21 kelurahan di Kota Blitar. Mereka mengantar sang bakal calon wali kota tersebut secara sukarela. 

”Mereka mengantar saya untuk memastikan saya menyerahkan formulir bacalon Wali Kota Blitar ke kantor DPC PDIP,” ungkapnya. 

Baca Juga: Pilkada 2024, Adib Zamhari Mulai Gerilya Ikuti Kontestasi, Buka Komunikasi dengan PDIP Kabupaten Blitar

Usai mengembalikan formulir di DPC PDIP, Trijanto dan relawan bergeser ke kantor DPC PKB Kota Blitar. Trijanto ternyata juga macung wali kota Blitar lewat PKB. 

”Saya daftar lewat PKB juga, ini diminta teman-teman relawan. Bagi saya tidak masalah mendaftar di PKB. Toh, hampir semua partai memiliki ideologi sama, yakni Pancasila,” terangnya. 

Terkait peluang rekomendasi apakah nanti turun di PDIP maupun PKB, kata Trijanto, semua kewenangan dan keputusan ada di tangan pusat. Tentunya akan ada komunikasi antar elit parpol. 

”Jadi saya tidak sendirian. Informasinya yang daftar di PDIP juga daftar di sini (PKB, Red). Ini adalah pesta demokrasi, setiap masyarakat punya hak untuk dipilih dan memilih,” tuturnya. 

Sementara itu, Bambang Rianto mengembalikan formulir pada 9 Mei lalu. Dia merupakan pendaftar pertama yang mengembalikan formulir penjaringan. 

“Semoga ini menjadi awal DPP untuk bisa mempertimbangkan niat saya. Di dalam formulir juga sudah saya sertakan visi dan misi.

Jika nanti direkomendasi oleh PDIP, tentu tugas saya sebagai kader yang pertama adalah membesarkan PDIP di Kota Blitar,” terangnya. 

Yang kedua, jika diizinkan untuk menjadi wali kota Blitar akan melanjutkan perjuangan daerah. Baik dari segi ekonomi, pariwisata, hingga infrastruktur. “Tentunya masih banyak lagi yang harus diperbaiki,” ungkapnya. 

Usai mengembalikan formulir, pihaknya segera tancap gas melakukan safari politik. Menjalin komunikasi dengan struktur pengurus PDIP di Kota Blitar dari tingkat cabang, ranting, hingga anak ranting.

Tujuan komunikasi tersebut untuk mengenalkan serta menyampaikan visi dan misi sebagai bakal calon wali kota Blitar. 

Berdasarkan informasi yang diterima, beberapa waktu lalu Bambang bersama timnya sudah mengumpulkan pengurus DPC hingga PAC se-Kota Blitar. Kegiatan itu dipusatkan di salah satu rumah pengurus DPC PDIP Kota Blitar. 

”Ya, kapan hari itu kami sudah mengumpulkan PAC hingga ranting. Pertemuan ini dilakukan agar mereka tahu program-program saya di pemerintahan nanti,” terangnya. 

Terkait peluang rekomendasi, Bambang terus berjuang untuk mendapatkan rekomendasi. DPP PDIP selaku yang berwenang merekomendasi calon terbaiknya tentu memiliki penilaian dan pertimbangan. 

DPP akan melihat suara-suara di struktur pengurus PDIP di daerah daritingkat cabang, anak cabang hingga ranting. (sub/ady)

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#pilwali #pdip #bakal calon #Kota Blitar