Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Blitar Tidak Baik-Baik Saja, Dapat Dorongan Masyarakat dan Relawan, Rijanto Kembali Tantang Mak Rini

Agus Muhaimin • Kamis, 16 Mei 2024 | 22:00 WIB

 

MAJU LAGI: Rijanto didampingi para relawannya usai menerima formulir penjaringan di kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar, kemarin (15/5).
MAJU LAGI: Rijanto didampingi para relawannya usai menerima formulir penjaringan di kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar, kemarin (15/5).

BLITAR - Pertarungan antara Rijanto dan Rini Syarifah tampaknya bakal kembali terulang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Rabu (15/4/2024), Rijanto memutuskan mengambil formulir penjaringan bakal calon kepala daerah (bacakada) di kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar meskipun sempat terkendala usia dan modal.

Berdasarkan pantauan Koran ini, suasana kantor di Jalan Irian, Kecamatan Kanigoro, itu berbeda dari hari biasanya.

Sejak pagi, para penggawa PDIP Kabupaten Blitar nyaris lengkap mengenakan kemeja merah khas PDIP.

Banner yang sebelumnya bergambar beberapa pengurus partai juga sudah berubah. Selain Presiden Soekarno dan Ketum PDIP Megawati, hanya gambar Rijanto di sana.

Sekitar pukul 11.00, rombongan pria berkemeja hitam mengatasnamakan Barisan Pendukung Rijanto (BPR) tiba di kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar. Mereka lantas masuk ke dalam salah satu ruangan di kantor tersebut.

Tak berselang lama, koordinator BPR, Mujianto, keluar menenteng map merah berisi formulir penjaringan bacakada PDIP Kabupaten Blitar.

Mantan Pj Sekda Kabupaten Blitar ini mengaku mengambil formulir untuk Rijanto atas aspirasi banyak elemen masyarakat Bumi Penataran yang menghendaki Rijanto kembali maju pada kontestasi Pilkada 2024.

“Maaf agak lama. Tadi, di dalam, para perwakilan masyarakat ini memohon kepada Pak Rijanto agar mau diberangkatkan dan membangun kembali Blitar yang lebih baik,” katanya.

Menurut dia, Kabupaten Blitar kini tidak dalam kondisi baik-baik saja. Maka itu, masyarakat di Blitar selatan, Blitar timur, Blitar utara, dan Blitar barat menginginkan ada perubahan di Kabupaten Blitar dengan mendukung Rijanto macung lagi.

“Siapa pun yang mendapatkan rekom dari DPP nanti, kami para relawan ini akan ikhtiar agar Blitar berubah menjadi lebih baik,” tegasnya.

Di lokasi sama, Rijanto mengaku tidak kuasa menolak dukungan dan aspirasi agar dia kembali macung pada Pilkada 2024. Hal itu dikuatkan dengan banyaknya keluhan yang diterimanya saat silaturahmi atau mengikuti kegiatan masyarakat.

“Kenyataannya memang banyak yang menyampaikan kondisi Blitar tidak baik-baik saja. Dan mendorong agar saya kembali maju pada Pilkada 2024,” tandasnya.

Mantan bupati Blitar ini mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada niat untuk maju pada kontestasi politik lima tahunan ini.

Selain usia, logistik yang terbatas menjadi kendala bertarung memperebutkan kursi bupati Blitar. Namun, dukungan para relawan tersebut berhasil membuatnya goyah.

“Dengan pertimbangan para relawan, saya siap untuk berangkat lagi dalam kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon bupati,” ujarnya.

Dia menegaskan, tahapan dalam pilkada masih panjang, begitu juga penjaringan hingga keluar keputusan dan rekomendasi partai. Dia akan berikhtiar agar proses tersebut dapat dilalui dengan baik.

“Kami sudah bersepakat. Keputusan terakhir ada di Ketum PDIP Ibu Megawati. Siapa pun nanti yang mendapatkan rekomendasi partai, itu harus didukung dan dimenangkan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Bupati Rini Syarifah memang belum mengambil formulir pendaftaran bacakada di DPC PKB Kabupaten Blitar.

Alasannya karena masih fokus untuk menuntaskan pekerjaan rumah di pemerintahan. Selain itu, dia juga menunggu petunjuk dari para kiai. Mirip seperti Pilkada 2020 lalu. (hai/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Rini Syarifah #Kabupaten Blitar #pdip #Rijanto