Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kerja Sama PDIP-PKB Kota Blitar Terancam Kandas, Totok Sugiarto: Komunikasi Antar Parpol Tidak Baik-baik Saja

M. Subchan Abdullah • Selasa, 16 Juli 2024 | 18:00 WIB
Sekretaris DPC PKB Kota Blitar Totok Sugiarto
Sekretaris DPC PKB Kota Blitar Totok Sugiarto

BLITAR - Gambaran belum berlayar sudah digoyang ombak sangat pas dengan koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kota Blitar.

Ikhtiar untuk bekerja bareng mengusung satu bakal pasangan calon (Bapaslon) bersama diterpa isu kandas. Hal itu bisa benar-benar terjadi, jika bakal calon yang diusung oleh PKB tidak masuk pertimbangan PDIP.

Artinya, bisa jadi skenario awal bakal berjalan dan mengusung bapaslon masing-masing sangat mungkin terlaksana. 

Wakil Ketua DPC PKB Kota Blitar Totok Sugiarto mengungkapkan, hubungan kerjasama dengan PDIP kini sedang kurang baik-baik saja. Sebab, komunikasi antar kedua parpol ini sudah jarang.

”Apalagi, pasca turun surat tugas dari DPP PDIP yang ditujukan kepada pak Bambang Rianto, komunikasi kami jadi stagnan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (15/7/2024).

Berdasarkan informasi yang berkembang, jelas Totok, bacalon wakil wali kota yang akan diusung merupakan orang internal dari PDIP. Hal tersebut tentu akan menjadi perhatian serius PKB.

”Sebab, bacalon wakil wali kota yang diusung ini dari internal PDIP, bukan PKB sesuai klausul kerjasama. Informasinya yang diusung adalah Kak Toni. Ini yang sedikit mengganggu komunikasi kami,” bebernya.

Informasinya, bacalon wali kota Blitar Bambang Rianto akan dipasangkan dengan Kak Toni. Kak Toni disebut merupakan kader PDIP.

Saat ini, PKB masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari PDIP terkait wacana pasangan calon Bambang-Tobroni tersebut.

Jika nanti paslon tersebut benar-benar terwujud, PKB siap untuk berpisah dengan PDIP. Sebab, bacalon wakil wali kota yang diusung bukan rekomendasi dari PKB.

”Karena itu kami siap untuk berangkat sendiri. Apalagi dari PKB juga sudah punya tiga bacalon wali kota Blitar yang siap maju,” terang anggota DPRD Kota Blitar ini.

Tiga bacalon itu adalah M Trijanto, Suharyono, dan Syauqul Muhibbin-akrab disapa Mas Ibin. Tiga bacalon tersebut diketahui telah mengikuti penjaringan bacalon PKB.

Khusus Syauqul Muhibbin mengikuti penjaringan langsung melalui DPP PKB. Sedangkan untuk bacalon wakil wali kota, yakni ada Yasin Hermanto dan Zainul Ichwan.

Di samping itu, komunikasi-komunikasi dengan partai politik (parpol) lain juga sedang dilakukan oleh masing-masing calon.

Bahkan, bacalon Syauqul Muhibbin disebut aktif bergerilya mencari dukungan dan rekomendasi dari sejumlah parpol terutama lewat jaringan pusat.

”Informasinya Syauqul Muhibbin ini sudah komunikasi dengan Partai Gerindra, Demokrat, PPP dan Golkar. Bahkan Gerindra sudah welcome,” ujarnya.

Bagaimanapun perkembangannya, PKB siap jika harus berangkat sendiri mengusung paslon di pilwali Kota Blitar. Tentunya, PKB juga akan mencari dukungan dan kerjasama politik dengan parpol lain.

”Bisa dengan Gerindra, PPP, maupun Golkar. Jadi semua mungkin terjadi. Ini masih dinamis,” tandasnya. (sub/ady)  

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#bapaslon #PKB #pdip #Kota Blitar