BLITAR - Koalisi Blitar Maju (KBM) yang berisikan Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat diambang keretakan. Indikasinya, dua parpol di antaranya telah mengirim sinyal merapat ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP.
Indikasinya, langkah Demokrat yang mengusulkan nama Bambang Rianto alias Bambang Kawit sebagai bakal calon (bacalon) wali kota Blitar ke DPP Partai Demokrat.
Sebagaimana diketahui, Bambang Kawit merupakan bacalon wali kota Blitar yang telah mendapat surat tugas dari DPP PDIP.
Sedangkan, Partai Gerindra siap mengusulkan seorang kader Fredy Agung Kurniawan untuk mendampingi bacalon wali kota dari PDIP.
Dinamika politik yang terjadi itu menunjukkan bahwa kesolidan KBM dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Blitar rapuh. Kini, tinggal menunggu sikap politik dari Partai Golkar dan PAN untuk menentukan ikut bergabung dengan PDIP atau berkoalisi di luar PDIP.
Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Blitar Rido Handoko, KBM selama ini belum terbentuk secara resmi.
Artinya, belum ada kesepakatan atau tanda tangan kerja sama resmi antarparpol. ”Ya kan memang belum ada ikrar. Belum ada tanda tangan resmi,” ungkapnya.
Keberadaan KBM tersebut, jelas dia, merupakan bagian dari penjajakan politik antarparpol menghadapi Pilkada Kota Blitar. Mengingat, parpol yang berada dalam KBM merupakan koalisi parpol pemenang pemilihan presiden (pilpres) lalu.
”Seiring dinamika politik ini, kami mendapat arahan untuk mengusulkan Pak Bambang Rianto jadi calon wali kota Blitar. Apalagi, Pak Bambang juga sudah komunikasi dengan partai lain sesuai perintah DPP PDIP, termasuk dengan Partai Demokrat,” terang anggota DPRD Kota Blitar ini.
Di tempat lain, Partai Gerindra Kota Blitar sudah menyatakan sikap politiknya untuk mendukung pencalonan Bambang Kawit maju di Pilwali Kota Blitar. Partai Gerindra sudah menyodorkan figur pendamping Bambang Kawit.
”Kami sudah siapkan Mas Fredy Agung Kurniawan sebagai pendamping calon wali kota Blitar. Siapa pun calon wali kotanya, dengan PDIP pun kami tidak masalah,” kata Sekretaris DPC Partai Gerindra, Tan Ngi Hing.
Usai mengusung sosok bacalon wakil wali kota, pihaknya segera tancap gas menggelar rapat internal bersama jajaran hingga tim pemenangan tingkat RT/RW. Rapat itu untuk membahas strategi pemenangan dalam Pilkada Kota Blitar.
”Di samping itu, kami juga terus lakukan komunikasi dan lobi-lobi politik dengan partai lain, termasuk partai KBM,” tandasnya. (sub/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila