Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mas Ibin Mulai Buka Posko, Dahului Para Bacalon Lain di Kontestasi Pilkada Kota Blitar

Noormalady Usman • Senin, 29 Juli 2024 | 19:00 WIB
KOMPAK: Mas Ibin Bersama  Ketua DPC PKB Kota Blitar  Yasin Hermanto dalam salah  satu kegiatan Hari Minggu (28/7).
KOMPAK: Mas Ibin Bersama Ketua DPC PKB Kota Blitar Yasin Hermanto dalam salah satu kegiatan Hari Minggu (28/7).

BLITAR - Meskipun baru mengantongi rekomendasi satu partai politik (parpol), yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tidak membuat Mas Ibin berhenti bergerak.

Bahkan, Wasekjen PP GP Ansor ini mulai membangun markas-markas relawan yang rencananya akan dibuka di berbagai sudut Kota Blitar.

“Untuk saat ini memang masih satu partai (PKB, Red), tapi kami sejak awal sudah menyatakan telah mendaftar di semua partai. Baik secara formal dengan mengambil dan mengisi formulir, atau dengan komunikasi intensif dengan partai yang tidak membuka pendaftaran secara resmi,” ungkap Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin.

Terkait dengan partai koalisi, dia mengaku bahwasanya proses demokrasi adalah berkompetisi.

Apakah nanti hanya akan ada satu pasangan atau melawan bumbung kosong, itu tetap sebagai bagian dari kompetisi demokrasi. Karena itu, terus menjalin komunikasi dengan semua partai yang ada.

“Terpenting adalah bahwa saya bersama PKB sudah siap. Dan saya sebagai bakal calon wali kota. Tentunya semakin banyak teman akan membuat proses kompetisi akan semakin menarik. Dan, saya terus menjalin komunikasi dengan semua partai,” tegasnya.

Termasuk untuk calon wakil wali kota, jelas dia, apakah itu nanti berasal dari PKB sendiri atau dari partai lain, itu akan dilihat nanti proses perjalanan politik yang sangat dinamis ini akan seperti apa.

Dia mengaku tidak ada kriteria khusus, apakah nanti religius berpasangan dengan nasionalis atau religius dengan religius.

Intinya adalah tidak ada persoalan dengan dirinya dan PKB terkait hal itu.

“Saya berharap, apa saya lakukan hari ini dengan membuka markas besar (mabes) relawan, untuk membuka pintu kepada masyarakat untuk lebih mengenal saya. Dan tentunya nanti akan terus mendukung hingga proses kontestasi pemilihan wali kota berlangsung. Mabes ini adalah rumah bagi semua masyarakat,” bebernya. Dia berharap mabes ini akan menjadi tempat awal untuk bergerak.

Karena melakukan perubahan ke arah yang lebih baik itu bukan hanya tugas pemimpin, melainkan tanpa dukungan dari masyarakat luas, tentu berbagai kebijakan tidak akan bisa dilaksanakan secara maksimal.

“Untuk menjadikan Kota Blitar lebih baik adalah tugas bersama. Pemimpin dan masyarakat serta semua kalangan harus berpartisipasi secara aktif,” ujarnya.

Ketua DPC PKB Kota Blitar Yasin Hermanto mengaku, proses komunikasi dan konsolidasi dengan Mas Ibin ini bukan hal yang baru.

Karena, sejak awal sudah melakukan komunikasi secara tertutup, hingga secara resmi DPP mengeluarkan rekomendasi kepada Mas Ibin sebagai bakal calon wali kota dari PKB.

“Sudah lama komunikasi dilakukan, mungkin baru-baru ini saja kami berkesempatan untuk bertemu. Dan, PKB siap untuk memberikan yang terbaik. Kami berharap masyarakat Kota Blitar memberikan dukungan kepada Mas Ibin,” harapnya.

Terkait koalisi, pihak DPC PKB terus melakukan komunikasi dengan partai-partai lain, bahkan termasuk dengan PDIP.

Dengan begitu, partai-partai lain tinggal menunggu waktu untuk memberikan dukungan dan siap berjalan bareng dengan PKB.

“Politik masih sangat dinamis, dan sewaktu-waktu secara mendadak bisa berubah. Kita masih menunggu juga, termasuk siapa nanti yang akan mendampingi Mas Ibin, masih akan kita lihat. Yang jelas, PKB sudah siap untuk jalan bareng dan mendukung Mas Ibin,” terangnya pria ramah ini. (*/c1/ady)    

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#parpol #demokrasi #blitar #Syauqul Muhibbin #PKB