BLITAR - Bandul politik Gerindra digadang merapat berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Pilkada Kabupaten Blitar.
Sebab, dalam beberapa waktu terakhir, kedua partai ini intensif komunikasi politik. Gerindra mengincar posisi wakil bupati (wabup) dalam gelaran pilkada ini.
Ketua Dewan Kehormatan DPC Gerindra Kabupaten Blitar Mujib, mengatakan, kepastian Gerindra merapat koalisi PKB ini muncul usai adanya pasangan Rijanto - Beky Hendriansyah yang diusung PDIP.
Maka, pihaknya langsung balik kanan karena mencari calon bupati (cabup) yang masih belum memiliki pasangan. Padahal sebelumnya Gerindra dan PDIP telah melakukan komunikasi untuk berkoalisi.
“Ini yang terakhir intensif berkomunikasi Gerindra dengan PKB. Saya rasa kami akan sama-sama mengusung sosok calon wabup untuk pendamping Rini Syarifah dalam kontestasi politik,” ujar Mujib.
Dia menegaskan bahwa politik itu dinamis. Meskipun DPC Gerindra merapat pada koalisi PKB, itu bisa berubah.
DPP Gerindra bisa saja beranggapan berbeda karena pilkada ini dilakukan serentak. Selain itu, pihak pusat bisa saja melihat referensi dari kota lain untuk mempertimbangkan koalisi yang ada di Bumi Penataran ini.
Atas dasar itu, Mujib juga memastikan bahwa dalam Pilkada Kabupaten Blitar hanya ada dua poros.
Koalisi akan terbagi pada pasangan Rijanto-Beky Hendrianto dan petahana Rini Syarifah. Namun, ketika disinggung sosok dari Gerindra, Mujib belum bisa menjawabnya.
“Banyak masyarakat yang menginginkan saya untuk maju mendampingi salah satu cabup. Namun, saya masih ada keluarga dan butuh proses untuk meminta restu. Jadi ditunggu saja, Gerindra akan mengajukan sosok calon wabup menjelang pendaftaran di KPU,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar Muhammad Rifai menyebut, calon wakil Rini Syarifah atau Mak Rini berasal dari luar PKB.
Tidak hanya itu, dia juga memastikan wakilnya bukan dari warga Kabupaten Blitar. Tentu Mak Rini dan PKB ingin membangun Kabupaten Blitar secara bersama-sama.
Pengumuman cabup dan calon wabup Blitar 2024 akan dilakukan PKB di menit-menit terakhir sebelum pendaftaran ke KPU Kabupaten Blitar.
Lebih tepatnya, nama calon wabup akan diumumkan usai muktamar PKB pada 24-26 Agustus. Tentu hal tersebut banyak ditunggu masyarakat pendamping Mak Rini dan lawan pasangan dari Rijanto–Beky Hendriansyah.
PKB terus melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai untuk mengusung Mak Rini sebagai bakal calon bupati Blitar.
Beberapa partai yang diklaim akan merapat ke PKB di antaranya Demokrat, Nasdem, Gerindra, dan Golkar.
Terkait bakal calon wabup yang akan mendampingi Mak Rini, Rifai menegaskan bahwa semua keputusan berada di pusat. Meski begitu, dia mengklaim sudah ada nama, tapi belum dideklarasikan.
“Kami bocorkan sedikit. Sosok yang akan mendampingi Mak Rini berasal dari luar kota dan merupakan laki-laki. Tunggu saja pengumuman resminya menjelang pendaftaran,” pungkasnya. (jar/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila