BLITAR - Perjuangan mencari dukungan dari partai politik (parpol) belum berakhir. Dua kandidat bakal pasangan calon (bapaslon) wali kota dan wakil wali kota Blitar, Mas Ibin-Elim dan Bambang Rianto-Bayu Kuncoro terus gerilya melakukan lobi-lobi.
Dukungan tersebut tidak sekadar dari parpol parlemen, tetapi juga dari partai nonparlemen. Dari parpol parlemen, kini tinggal Partai Golkar yang belum menentukan sikap politiknya.
Apakah akan bergabung dengan paslon Bambang Rianto-Bayu Kuncoro atau Mas Ibin-Elim Tyu Samba.
Sementara itu dukungan dari parpol nonparlemen juga menjadi perhatian dua kandidat tersebut. Pasangan Bambang-Bayu diketahui sudah mendapat dukungan dari 10 parpol nonparlemen.
Terakhir, dukungan datang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). ”Ya, PKS ke kami,” kata Bacalon Wali Kota Blitar Bambang Rianto.
Sebelumnya, Bambang sudah lebih dulu menerima dukungan dari 9 parpol nonparlemen, yang meliputi Partai Hanura, PBB, PKN, Partai Gelora, Partai NasDem, Partai Garuda, Partai Ummat, PSI, dan Partai Perindo. ”Kini kami menunggu dukungan dari Golkar,” ujarnya.
Sedangkan dari kandidat lain, Mas Ibin-Elim, dukungan dari parpol nonparlemen tampaknya belum terlihat.
10 parpol yang tidak memiliki kursi di DPRD Kota Blitar sudah diborong oleh pasangan Bambang-Bayu.
Meski begitu, Mas Ibin mengaku terus komunikasi dengan sejumlah parpol termasuk parpol nonparlemen.
Ibin juga terus berupaya komunikasi dengan Golkar agar rekomendasi turun kepadanya. “Semoga bergabung ke kami,” terang calon wali kota dari PKB, Demokrat dan PAN, Syauqul Muhibbin kepada Koran ini.
Baca Juga: PAN Resmi Usung Pasangan Rijanto-Beky di Pilkada Blitar 2024, Optimis Dapat Rekom DPP PDIP
Soal target kemenangan, Ibin mengaku tidak memasang target secara muluk-muluk secara persentase angka.
Baginya, target yang ingin dicapai adalah bisa meraih simpati masyarakat agar memilihnya. ”Target saya bukan angka, tetapi bagaimana bisa meraih hati masyarakat Kota Blitar,” tandasnya. (sub/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila