BLITAR - Jadwal pelantikan pimpinan definitif DPRD Kabupaten Blitar belum jelas. Pasalnya, PDIP sebagai partai pemilik kursi terbanyak belum mengeluarkan surat keputusan terkait kader yang ditunjuk sebagai ketua DPRD.
Ketua sementara DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengaku belum mendapatkan surat keputusan dari partai untuk menduduki kursi ketua dewan. Diprediksi, penyerahan surat tersebut dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
“Pimpinan dewan dari PDIP, semuanya belum menerima SK. Kabarnya dalam waktu dekat ini. Namun belum jelas pastinya. Nantinya, setelah surat turun, kami akan langsung mengajukan untuk paripurna pelantikan pimpinan definitif,” ujar Supriadi, Kamis (26/9/2024).
Pelantikan pimpinan DPRD Kabupaten Blitar akan segera dilakukan setelah SK dari keempat partai perolehan suara terbanyak diserahkan kepada sekretariat dewan.
Bila semua SK sudah ada, rekomendasi pelantikan akan diajukan ke Bupati Blitar dan Gubernur Jawa Timur. Setelah itu dijadwalkan untuk pelantikan pimpinan DPRD.
Supriadi menyebut telah melakukan tugasnya sebagai ketua DPRD sementara. Yakni, membentuk tim penyusun tata tertib, kode etik, dan tata beracara.
Dalam waktu dekat, tim tersebut akan bekerja dan segera merampungkan tugasnya. Terbaru, dewan juga telah membentuk fraksi-fraksi di DPRD.
“Sedangkan untuk pembentukan alat kelengkapan DPRD (AKD) seperti komisi, badan musyawarah, dan badan anggaran dibuat setelah pelantikan pimpinan definitif. Doakan saja SK PDIP segera diserahkan, sehingga dapat menggelar pelantikan pimpinan dan dapat cepat menampung aspirasi masyarakat,” jelasnya.
Untuk diketahui, tiga partai perolehan suara terbanyak sudah mengeluarkan rekomendasi atau surat tugas kepada kadernya yang bakal duduk di kursi pimpinan dewan.
PKB menyodorkan nama Muhamad Rifa’i, Gerindra atas nama Ratna Dewi Nirmalasari, dan PAN kepada Susi Narulita.
Hanya PDIP yang hingga kini belum mengeluarkan keputusan terhadap kader yang bakal ditugaskan menjadi ketua dewan. (jar/c1/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila