Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mahfud MD Ungkap Perbedaan Gaya Kepemimpinan Jokowi, SBY, dan Prabowo

Rahma Nur Anisa • Selasa, 7 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Mahfud menjelaskan bahwa SBY adalah pemimpin yang sangat demokratis
Mahfud menjelaskan bahwa SBY adalah pemimpin yang sangat demokratis

BLITAR KAWENTAR - Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD membuka tabir tentang perbedaan gaya kepemimpinan tiga presiden yang pernah ia layani Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo (Jokowi), dan Prabowo Subianto.

Dalam perbincangan dengan Rocky Gerung di kanal YouTube-nya, Mahfud menjelaskan bahwa SBY adalah pemimpin yang sangat demokratis dan selalu merujuk pada konstitusi dalam setiap keputusan. "Pak SBY selalu tampak demokratis. Apapun kepentingan politiknya, koridornya tetap konstitusi," ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, SBY memiliki pemahaman mendalam tentang demokrasi deliberatif, di mana diskusi dan percakapan menjadi inti dari proses pengambilan keputusan. SBY kerap mengajak berdiskusi dan bertanya kepada menteri-menterinya, termasuk Mahfud, tentang tafsiran konstitusi atas berbagai isu.

Baca Juga: ⁠Dispendik Kabupaten Blitar Mulai Perketat Izin Cerai ASN hingga PPPK, Ini Alasannya

"Pak SBY sering diskusi, 'Pak Mahfud, katanya ini ada keputusan MK begini, apa benar penafsiran saya bahwa ini begini menurut konstitusi?' Itu sering terjadi," kenang Mahfud.

Berbeda dengan SBY, Jokowi dinilai Mahfud masih terbuka dalam rapat kabinet, namun pergaulan dengan elit Jakarta kurang mendalam. "Pak Jokowi itu pergaulan elit Jakartanya kurang, jadi dia langsung datang. Berbeda dengan SBY yang dari awal sudah paham tentang elit Jakarta," jelas Mahfud.

Meski demikian, Mahfud mengakui bahwa Jokowi tetap membuka ruang diskusi dalam sidang kabinet. "Kalau rapat kabinet masih diskusi, masih tanya satu-satu, meskipun dia punya agenda tapi tetap dilewatkan prosedur-prosedurnya," katanya.

Baca Juga: Segini Uang Pensiun Sri Mulyani per Bulan Usai Lengser, Tak Sampai Rp4 Juta!

Mahfud menyebut dua tokoh yang berperan mengawal Jokowi agar tidak keluar dari koridor konstitusi, yaitu Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung (saat itu Pratikno) dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Sementara untuk Prabowo, Rocky Gerung menilai gaya kepemimpinannya cenderung eksklusif. "Pak Prabowo sekarang kelihatannya tidak punya ekologi diskusi itu. Lingkungannya makin lama makin kecil," kata Rocky.

Mahfud menanggapi bahwa perbedaan latar belakang mempengaruhi gaya kepemimpinan. SBY yang berasal dari lingkungan aktivis akademis militer lebih terbiasa dengan diskusi, sementara Prabowo memiliki lingkungan yang berbeda.

Baca Juga: Awasi Jangan Sering Kasih Gadget, Sejumlah Anak di Kota Blitar Alami Gangguan Psikologis

"Pak Prabowo bacaannya banyak sekali, tapi lingkungannya bukan lingkungan aktivis akademis. Ketika sudah kebijakan, itu nampak menjadi eksklusif," ungkap Mahfud.

Keduanya sepakat bahwa pemimpin ideal adalah yang mampu mendengarkan berbagai suara, termasuk dari oposisi, dan menjadikan konstitusi sebagai koridor utama dalam setiap pengambilan keputusan. (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#prabowo #mahfud md #gaya kepemimpinan #sby #jokowi #perbedaan