Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Pemilu 2029 Masih Jauh, Golkar Kabupaten Blitar Sudah Mulai Incar Tambahan Kursi di DPRD

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:30 WIB
Kejar Tambahan Kursi Pemilu 2029 Gen Z Jadi Andalan Baru Golkar
Kejar Tambahan Kursi Pemilu 2029 Gen Z Jadi Andalan Baru Golkar

BLITAR KAWENTAR - Partai Golkar Kabupaten Blitar mulai memanaskan mesin politik lebih awal.

Usai menuntaskan musyawarah daerah (musda), partai berlambang pohon beringin itu merampungkan musyawarah kecamatan (muscam) di seluruh kecamatan.

Langkah ini untuk merebut kursi legislatif di daerah pemilihan (dapil) yang masih kosong.

Golkar akan mengejar tambahan kursi pada Pemilu 2029 dan mulai melibatkan Gen Z secara aktif serta menjadi andalan baru.


Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar, Anik Wahjuningsih mengatakan, langkah muscam ini merupakan penyegaran di partainya.

Komposisi pengurus kali ini sengaja diisi figur-figur baru dengan usia produktif.

Targetnya jelas untuk menambah suara dan mengisi kekosongan kursi di dapil yang hingga kini belum berhasil ditembus.

“Kami mencari pengurus yang fresh dan usia produktif. Target kami ada penambahan suara, khususnya di dapil yang masih kosong kursinya. Itu menjadi pekerjaan rumah besar kami,” tegasnya.


Dia melanjutkan, Golkar Kabupaten Blitar saat ini belum maksimal di salah satu dapil strategis. Apalagi cuma ada 5 anggota dewan yang duduk di DPRD.

Kondisi itu menjadi cambuk untuk bekerja lebih intens. Anik memastikan tidak bergerak sendiri, tetapi berkolaborasi dengan struktur partai di tingkat provinsi hingga pusat.


Pihaknya berniat berkolaborasi dengan DPRD provinsi dan RI karena memiliki dua anggota yang menjabat di DPR RI.

Maka dari itu, semua akan dimaksimalkan untuk merebut kursi-kursi yang kosong. Tak hanya membidik kursi, Golkar juga berupaya mengubah citra lama sebagai “partai orang tua”.

Anik menyebut perubahan paradigma menjadi kunci kebangkitan.

“Selama ini Golkar sering dilekatkan sebagai partainya orang tua. Itu yang ingin kami ubah.

Kami ingin partai ini diterima semua kalangan, termasuk generasi muda,” ungkapnya.


Menurut Anik, generasi Z mulai dilibatkan secara aktif dalam struktur dan strategi partai.

Bukan tanpa alasan, baginya, pola komunikasi politik kini sudah bergeser ke ranah digital. Promosi sekarang tidak cukup dari mulut ke mulut.

Media sosial jauh lebih efektif dan generasi Z banyak yang beraktivitas di ranah itu sehingga harus diberikan peran.


Ke depan, Golkar Kabupaten Blitar juga memperbanyak kegiatan yang dekat dengan anak muda.

Tidak hanya sebatas bakti sosial, tetapi juga kegiatan kreatif dan kolaboratif yang relevan dengan minat generasi sekarang.

Harapannya jelas, suara bertambah dan kursi di dapil yang kosong bisa terisi. “Pengalaman pemilu sebelumnya menjadi evaluasi penting.

Salah satu kendala adalah minimnya figur calon yang benar-benar serius bertarung. Ke depan, kami mencari sosok yang serius dan siap bekerja.

Targetnya sederhana tapi tegas: kursi Golkar di DPRD harus bertambah,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

Editor : Satria Wira Yudha Pratama
#Kader Muda Golkar #dprd kabupaten blitar #Partai Golkar Blitar #Anik Wahjuningsih #Muscam Golkar