Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pemutakhiran Berkelanjutan Awal Tahun, Kota Blitar Didominasi Pemilih Pemuda Termasuk dari Gen Z

M. Subchan Abdullah • Sabtu, 4 April 2026 | 20:00 WIB
Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya
Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya

 

BLITAR KAWENTAR - Dominasi pemilih di Kota Blitar sudah mutlak dimiliki oleh para generasi muda. Buktinya, dari jumlah pemilih di Kota Blitar pada triwulan I 2026 mencapai 122.664 orang, ternyata 80 persen dari generasi X, milenial, dan gen Z.

Data tersebut merupakan hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan KPU Kota Blitar.

Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya menjelaskan, pemutakhiran data yang dilakukan ini memang secara berkala sesuai ketentuan.

Baca Juga: Warga Tangkap Ramai-ramai Dua Remaja Diduga Hendak Klitih di Wlingi Blitar

“Untuk kabupaten/kota dilakukan setiap 3 bulan sekali, sedangkan provinsi 6 bulan sekali, sesuai PKPU Nomor 1 Tahun 2025,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (3/4).

Dari total tersebut, pemilih perempuan tercatat 62.767 orang, sementara laki-laki 59.897 orang. Seluruhnya tersebar di tiga kecamatan dan 21 kelurahan.

Komposisi pemilih didominasi kelompok usia produktif. Generasi milenial (28–43 tahun) tercatat 38.735 orang, disusul Generasi X (44–59 tahun) 34.396 orang, serta Generasi Z mencapai 27.950 pemilih.

Baca Juga: Toyota Prius PHV Night Shade Edition 2026 Resmi Diperkenalkan, Sedan Hybrid Futuristik dengan Desain Agresif dan Tenaga 223 HP

“Data pemilih pemula terus bertambah karena bersumber dari data kependudukan yang selalu diperbarui,” jelasnya.

Rangga menambahkan, proses pemutakhiran dilakukan dengan mengacu pada data direktorat jenderal administrasi kependudukan (dukcapil) yang kemudian dikomparasikan dengan data di daerah.

Selain itu, KPU juga melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam proses pencocokan dan penelitian data. Melalui uji petik dan saran perbaikan, data ganda maupun pemilih yang sudah meninggal dapat segera dibersihkan.

 “Kami bersama Bawaslu melakukan pencocokan. Jadi, data yang tidak valid, seperti ganda atau yang sudah meninggal, bisa langsung dicoret,” ungkapnya.

Baca Juga: Suzuki Fronx 2026 Siap Mengaspal di Indonesia: Benarkah Jadi Pembunuh Raize dan WR-V atau Malah Gagal Total Seperti Ignis?

Dia memastikan tidak ada kendala berarti dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci menjaga akurasi data.

Ke depan, jumlah pemilih muda diperkirakan terus meningkat seiring bonus demografi yang diproyeksikan terjadi pada 2030.

Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid 2026 Meluncur, MPV Sejuta Umat Kini Lebih Irit 25 Km/L dan Fitur Makin Canggih

“Diperkirakan pemilih muda bisa mencapai sekitar 62 persen pada 2030, meningkat dari sekitar 52 persen pada 2024,” pungkasnya.(bud/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#KPU Kota Blitar #pemilih muda #Pemilahan #pemutakhiran data pemilih #dominasi