BLITAR KAWENTAR – Atlet Kabupaten Blitar dipersiapkan lebih matang untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027. Program pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) pun mulai digeber.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar menargetkan prestasi bisa naik peringkat.
Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya mengatakan, puslatkab akan difokuskan pada atlet-atlet berprestasi yang telah meraih medali emas, perak, maupun perunggu. Tujuannya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian prestasi di tingkat provinsi.
Baca Juga: Toyota Avanza Bikin Nissan Panik! Ini Alasan Grand Livina Lahir dan Gagal Kalahkan Mobil Sejuta Umat
“Kami fokus pada cabang olahraga yang sudah berprestasi. Atlet peraih medali akan kita tingkatkan kemampuannya melalui puslatkab ini. Nantinya, KONI juga langsung bisa mengontrol para altet,” ujarnya.
Dia melanjutkan, dalam program tersebut, KONI juga menyiapkan dukungan berupa uang transpor latihan bagi atlet.
Rinciannya, atlet peraih emas mendapatkan Rp 400 ribu per bulan, perak Rp 300 ribu, dan perunggu Rp 250 ribu. Sementara itu, pelatih yang terlibat juga akan memperoleh dukungan transport.
Baca Juga: Pemkab Blitar Beri Penjelasan Terkait Kejelasan Rekrutmen CPNS 2026, Simak Baik-baik
Fatatoh menjelaskan, puslatkab kali ini bersifat jangka panjang dan tidak menggunakan sistem karantina. Program akan berlangsung mulai April hingga menjelang Porprov 2027 di Kota Surabaya.
Maka dari itu, atlet memang dimatangkan secara dini agar hasil pada ajang tersebut dapat maksimal.
“Puslatkab ini akan dibagi dalam beberapa tahap, mulai dari tahap pertama hingga keempat. Nanti akan ada evaluasi melalui tes parameter dan kondisi terakhir atlet sebelum diberangkatkan ke porprov,” jelasnya.
Selain itu, lokasi latihan akan disesuaikan dengan masing-masing cabang olahraga. Artinya, atlet tetap berlatih di pusat latihan (homebase) cabang olahraga masing-masing yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar.
Terkait pembiayaan, Fatatoh memastikan anggaran puslatkab telah disiapkan oleh KONI Kabupaten Blitar. Pencairan dukungan bagi atlet akan dilakukan setiap bulan melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Penataran.
“Semua cabang olahraga, kita kembalikan ke tempat latihan masing-masing. Jadi lebih efektif dan sesuai kebutuhan masing-masing cabor. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara KONI, Pemerintah Kabupaten Blitar, DPRD, serta dukungan dari pihak swasta,” pungkasnya.(jar/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah