Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

PKB Bidik Suara Milenial dan Gen Z di Blitar, Target Tambah Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB
Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Muhammad Rifai
Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Muhammad Rifai

 

BLITAR KAWENTAR – PKB Kabupaten Blitar mulai menyiapkan strategi besar untuk menghadapi Pemilu 2029 dengan membidik suara milenial dan Gen Z.

 Langkah tersebut diwujudkan melalui regenerasi kepengurusan yang didominasi wajah-wajah muda agar mampu menjangkau pemilih pemula dan generasi produktif yang jumlahnya terus meningkat.

Perombakan struktur partai dilakukan secara menyeluruh di bawah kepemimpinan baru DPC PKB Kabupaten Blitar.

Baca Juga: MPLS Sekolah Rakyat Kota Blitar Ditunda, Bangunan Belum Rampung dan Masa Adaptasi Siswa Bakal Berlangsung Hingga Dua Bulan

Regenerasi ini diyakini menjadi modal penting untuk memperkuat mesin politik sekaligus meningkatkan elektabilitas partai pada kontestasi legislatif mendatang.

Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar, Muhammad Rifai, menegaskan regenerasi merupakan langkah yang tidak bisa ditunda.

Menurutnya, organisasi politik harus mampu beradaptasi dengan perubahan komposisi pemilih yang kini didominasi generasi muda.

Baca Juga: Toko Seragam Diserbu Wali Murid Jelang Masuk Sekolah, Penjualan Capai 300 Potong per Hari di Blitar

Rifai menjelaskan, kepengurusan periode ini sengaja diisi mayoritas kalangan milenial dan Gen Z pada jajaran Dewan Tanfidz.

 Sementara itu, para pengurus senior tetap diberi peran strategis melalui Dewan Syuro sebagai penyangga arah kebijakan dan pengalaman organisasi.

"Kami harus berani memasukkan generasi milenial dan Gen Z ke dalam struktural. Pengurus senior tetap kami tempatkan di posisi terhormat di Dewan Syuro, sedangkan anak-anak muda kami siapkan menjadi motor penggerak Dewan Tanfidz," ujarnya.

Menurut Rifai, perpaduan antara pengalaman kader senior dan semangat generasi muda diharapkan mampu menciptakan organisasi yang lebih dinamis tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar partai.

Ia menilai, regenerasi bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi, melainkan bagian dari investasi politik jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan partai di tengah perubahan karakter pemilih.

Selain melakukan pembaruan kepengurusan, PKB Kabupaten Blitar juga memasang target ambisius pada Pemilu 2029.

Baca Juga: Toko Seragam Diserbu Wali Murid Jelang Masuk Sekolah, Penjualan Capai 300 Potong per Hari di Blitar

Saat ini, PKB memiliki 11 kursi di DPRD Kabupaten Blitar. Dengan mesin partai yang lebih segar, perolehan tersebut ditargetkan meningkat menjadi 14 kursi.

Target itu, kata Rifai, telah disampaikan saat mengikuti proses fit and proper test bersama DPP dan DPW PKB. Pemetaan strategi pemenangan pun telah disusun sejak dini agar target tersebut dapat diwujudkan.

"Kami menargetkan ada kenaikan kursi di dewan. Dari 11 kursi yang ada sekarang, target kami menjadi 14 kursi. Itu menjadi pekerjaan rumah kepengurusan baru," tegasnya.

Baca Juga: Bazar Blitar Djadoel 2026 Diserbu Pengunjung, Pedagang Dadakan Membludak hingga Dialihkan ke Jalan Mastrip

Menurutnya, peningkatan jumlah kursi bukan hanya menjadi ukuran keberhasilan partai, tetapi juga bentuk kepercayaan masyarakat terhadap program dan kader yang diusung PKB.

Untuk mendukung target tersebut, DPC PKB Kabupaten Blitar langsung melakukan konsolidasi internal.

Salah satunya melalui pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di seluruh kecamatan.

Baca Juga: Awasi Ketat Jajanan Blitar Djadoel 2026, Dinkes Minta Warga Laporkan Makanan Diduga Berbahaya

Kegiatan itu dipimpin Tim Penilai Kinerja Pengurus (TPPK) yang bertugas mengevaluasi sekaligus menyusun struktur kepengurusan di tingkat DPAC hingga ranting.

PKB menargetkan seluruh proses penataan organisasi selesai pada Desember 2026 sehingga mesin partai sudah siap bekerja jauh sebelum tahapan Pemilu 2029 dimulai.

Rifai menilai konsolidasi sejak awal menjadi faktor penting untuk membangun soliditas kader sekaligus memastikan seluruh pengurus memiliki visi dan target yang sama.

Baca Juga: Seragam Gratis Kota Blitar 2026 Diperluas, Siswa Luar Daerah Kini Ikut Merasakan Bantuan

Meski banyak partai politik mulai membidik pemilih muda, PKB mengaku optimistis mampu mempertahankan basis dukungannya.

 Rifai menyebut PKB memiliki fondasi ideologi dan basis kultural yang selama ini menjadi kekuatan utama partai.

Pada dua tahun pertama masa kepengurusan, fokus utama diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus merawat ceruk suara tradisional yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Seragam Gratis Kota Blitar 2026 Diperluas, Siswa Luar Daerah Kini Ikut Merasakan Bantuan

Setelah fondasi internal dinilai kuat, PKB baru akan memperluas strategi dengan menyasar pemilih mengambang atau masyarakat yang belum memiliki pilihan politik tetap.

"Setiap partai memiliki ceruk masing-masing. Kami yakin PKB memiliki basis ideologis yang kuat. Setelah basis itu semakin solid, baru kami bergerak menggarap pemilih mengambang," pungkas Rifai.

Melalui kombinasi regenerasi kepengurusan, konsolidasi organisasi, dan strategi menyasar milenial serta Gen Z, PKB Kabupaten Blitar berharap mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar perolehan suara pada Pemilu 2029 mendatang. (jar/c1/sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
PKB Kabupaten Blitar Pemilu 2029 Milenial dan Gen Z Muhammad Rifai dprd kabupaten blitar