JAKARTA - Ganjar Pranowo menegaskan bahwa membantu masyarakat tidak harus dilakukan dengan memegang jabatan publik. Menurutnya, seseorang tetap bisa terlibat menyelesaikan persoalan masyarakat meski berada di luar pemerintahan.
Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat berbincang bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam sebuah acara. Dalam kesempatan tersebut, Ganjar menceritakan masih banyak masyarakat yang menghubunginya untuk meminta bantuan ketika menghadapi berbagai persoalan.
Ganjar mengatakan komunikasi dengan masyarakat tetap berjalan melalui pesan WhatsApp. Persoalan yang disampaikan beragam, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga kebutuhan warga yang mengalami kesulitan ekonomi.
Menurut dia, jabatan memang memberikan ruang lebih besar untuk mengambil kebijakan yang berdampak kepada banyak orang. Ketika berada di pemerintahan, misalnya, kebijakan mengenai sekolah gratis maupun bantuan untuk kelompok yang membutuhkan dapat dibuat dalam skala lebih luas.
Namun, Ganjar menilai keterlibatan di tengah masyarakat tidak berhenti ketika seseorang tidak lagi memegang jabatan. Ia mencontohkan dirinya yang masih menerima berbagai keluhan warga dan berusaha membantu sesuai kemampuan.
Baca Juga: Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel
Ganjar juga menyinggung pentingnya membangun hubungan yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, kedekatan tersebut membuat warga berani menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Ia menyebut masyarakat pernah datang kepadanya untuk membicarakan masalah kontrakan, biaya sekolah, penebusan ijazah hingga persoalan kesehatan. Bagi Ganjar, kondisi itu menunjukkan adanya harapan masyarakat kepada tokoh yang mereka anggap dapat membantu.
“Jadi sebenarnya untuk menyelesaikan problem itu tidak harus jabatan. Tidak harus di jabatan,” ujar Ganjar dalam perbincangan tersebut.
Ganjar Soroti Integritas dan Politik
Dalam pembicaraan mengenai politik, Ganjar menekankan pentingnya mempertahankan nilai dan prinsip. Ia menilai tidak semua hal dalam perjuangan politik dapat ditransaksikan.
Menurut Ganjar, ada hal-hal yang memang dapat dinegosiasikan, tetapi prinsip harus tetap dipegang. Sikap tersebut dinilai penting agar seseorang tetap memiliki integritas ketika menghadapi berbagai kepentingan politik.
Ganjar juga menilai kedekatan dengan masyarakat harus berjalan bersama dengan konsistensi. Ia menyebut harapan masyarakat kepada tokoh politik cukup tinggi sehingga tidak boleh dikecewakan.
Dalam konteks demokrasi, Ganjar mengakui sistem politik bukan sesuatu yang sempurna. Namun, ia menilai masyarakat tetap perlu memilih pilihan terbaik yang tersedia.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan kelompok masyarakat yang lemah untuk mendapatkan perhatian. Menurut Ganjar, pemerintah perlu menerjemahkan kebutuhan kelompok tersebut sesuai kondisi dan perkembangan zaman.
Selain persoalan politik, Ganjar turut membahas tantangan ekonomi Indonesia. Ia menyinggung pentingnya kepastian hukum, kemudahan perizinan, investasi serta integritas dalam pemerintahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, persoalan ekonomi tidak semata-mata dapat diselesaikan melalui kebijakan ekonomi. Politik dan hukum juga memiliki peran besar karena kepastian hukum menjadi salah satu faktor penting bagi investasi dan aktivitas usaha.
Ganjar berharap pemerintah mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki Indonesia sekaligus membangun sektor ekonomi yang lebih kuat. Ia juga menilai pengembangan pengusaha baru dan pemanfaatan pasar domestik menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Baca Juga: Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel
Mimpi Ganjar untuk Indonesia
Di bagian akhir perbincangan, Ganjar menyampaikan gambaran mengenai Indonesia yang diimpikannya. Ia menempatkan integritas dan pemberantasan korupsi sebagai bagian penting dari pemerintahan.
“Mimpi terbesar saya untuk Indonesia, berintegritas, anti korupsi dan pemerintahnya melayani,” kata Ganjar.
Pernyataan tersebut menjadi penutup pandangannya mengenai arah pemerintahan yang ideal. Bagi Ganjar, pemerintah tidak hanya harus menjalankan administrasi, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan prinsip. Menurutnya, perjuangan politik tidak semestinya hanya berhenti pada kepentingan kontestasi lima tahunan.
Ganjar berpandangan bahwa seseorang tetap dapat berkontribusi bagi negara, baik ketika berada di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Yang terpenting, kata dia, adalah tetap memiliki nilai, sikap, program, serta hubungan yang baik dengan masyarakat.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : PUSAKA NEGERI