JAKARTA BLITAR KAWENTAR.JAWAPOS.COM– Sejarah Piala Dunia FIFA menjadi salah satu kisah paling menarik dalam dunia olahraga. Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini selalu menjadi magnet bagi miliaran penggemar setiap empat tahun sekali. Tidak hanya menyajikan pertandingan bergengsi, Piala Dunia juga menjadi simbol persatuan, rivalitas, dan perkembangan sepak bola internasional.
Setiap penyelenggaraannya, Piala Dunia mampu menarik perhatian masyarakat dunia dalam jumlah yang luar biasa. Turnamen ini diperkirakan disaksikan lebih dari 3 miliar penonton dari berbagai negara, menjadikannya salah satu ajang olahraga paling populer setelah Olimpiade. Antusiasme tersebut terlihat dari berbagai kegiatan nonton bareng di stadion, kafe, hingga ruang publik yang dipenuhi para pendukung tim nasional favorit mereka.
Namun, di balik kemegahan tersebut, sejarah Piala Dunia FIFA bermula dari gagasan sederhana untuk menciptakan kompetisi sepak bola internasional yang berada di bawah naungan FIFA.
Baca Juga: Gaji PNS 2026 Dipastikan Belum Berubah, Ini Daftar Lengkap Besaran Gaji ASN Berdasarkan Golongan
Federation Internationale de Football Association (FIFA) didirikan pada 21 Mei 1904 di Paris, Prancis. Organisasi ini dibentuk oleh perwakilan tujuh negara Eropa, yakni Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Spanyol, Swedia, dan Swiss.
Pada awal pembentukannya, FIFA bertujuan menyusun aturan pertandingan sepak bola internasional dan mengatur kompetisi antarnegara. Saat itu, penyelenggaraan turnamen dunia belum menjadi agenda utama karena cabang sepak bola sudah dipertandingkan dalam Olimpiade.
Namun, seiring meningkatnya popularitas sepak bola dan munculnya perdebatan mengenai status pemain amatir serta profesional dalam Olimpiade, FIFA akhirnya memutuskan untuk menggelar turnamen sendiri yang memungkinkan setiap negara menurunkan pemain terbaiknya.
Baca Juga: DBHCHT Kota Blitar Dipangkas Hampir 50 Persen, Sektor Kesehatan Tetap Jadi Prioritas Utama
Keputusan tersebut melahirkan Piala Dunia FIFA pertama yang berlangsung pada 1930 di Montevideo, Uruguay. Negara Amerika Selatan itu dipilih sebagai tuan rumah karena berhasil meraih medali emas sepak bola Olimpiade 1924 dan 1928, sekaligus tengah merayakan 100 tahun kemerdekaannya.
Sebanyak 13 negara mengikuti edisi perdana tersebut. Namun, hanya empat negara dari Eropa yang bersedia berpartisipasi akibat kondisi ekonomi yang belum stabil serta kekhawatiran para pemain kehilangan pekerjaan jika meninggalkan negaranya dalam waktu lama.
Pertandingan pertama Piala Dunia berlangsung pada 13 Juli 1930. Prancis berhasil mengalahkan Meksiko dengan skor 4-1, sedangkan Amerika Serikat menundukkan Belgia 3-0.
Baca Juga: DBHCHT Kota Blitar Dipangkas Hampir 50 Persen, Sektor Kesehatan Tetap Jadi Prioritas Utama
Uruguay kemudian mencatatkan sejarah sebagai juara dunia pertama setelah mengalahkan Argentina pada partai final yang berlangsung di Stadion Centenario, Montevideo.
Trofi yang diperebutkan pada awal penyelenggaraan dikenal sebagai Victory Trophy atau World Cup. Pada 1946, trofi tersebut berganti nama menjadi Jules Rimet Trophy sebagai bentuk penghormatan kepada Jules Rimet, Presiden FIFA yang menggagas lahirnya Piala Dunia.
Brasil menjadi negara terakhir yang mengangkat Jules Rimet Trophy setelah meraih gelar dunia ketiga pada 1970. Sesuai aturan FIFA saat itu, negara yang berhasil menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali berhak menyimpan trofi tersebut secara permanen.
Mulai Piala Dunia 1974, FIFA memperkenalkan trofi baru yang dikenal sebagai FIFA World Cup Trophy. Trofi emas tersebut masih digunakan hingga saat ini. Sementara itu, negara juara hanya menerima hak untuk mengangkat trofi asli, sedangkan replika berlapis emas diberikan sebagai kenang-kenangan.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Berpeluang? Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa Picu Harapan Baru
Sejak pertama kali digelar pada 1930, Piala Dunia dijadwalkan berlangsung setiap empat tahun sekali. Namun, penyelenggaraannya sempat terhenti pada 1942 dan 1946 akibat berkecamuknya Perang Dunia II.
Turnamen akhirnya kembali digelar pada 1950 di Brasil. Edisi tersebut kembali dimenangkan Uruguay yang sukses mengalahkan tuan rumah dalam laga penentuan dan mengamankan gelar Piala Dunia kedua mereka.
Hingga kini, Piala Dunia FIFA terus berkembang menjadi kompetisi sepak bola paling prestisius di dunia. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, turnamen ini juga melahirkan banyak pemain legendaris serta menghadirkan berbagai momen bersejarah yang dikenang oleh pecinta sepak bola lintas generasi.
source : youtube voidotid
Editor : Cecilia Dzakira Pasha