BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Federico Barba menjadi salah satu pemain yang paling menyita perhatian setelah bergabung dengan Persib Bandung pada musim 2025/2026. Meski kedatangannya sempat tertutup oleh euforia perekrutan pemain lain, bek asal Italia itu perlahan membuktikan kualitasnya melalui performa impresif di lapangan.
Saat pertama kali diperkenalkan, Federico Barba memang tidak mendapat sorotan sebesar rekrutan lain. Namun situasi itu berubah hanya dalam beberapa pertandingan. Penampilannya yang tenang, disiplin, dan penuh pengalaman membuat Bobotoh mulai menyadari bahwa Persib telah mendapatkan sosok pemimpin baru di lini pertahanan.
Kini, Federico Barba bukan hanya dikenal sebagai bek tangguh, tetapi juga sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi besar dalam membangun permainan sekaligus mencetak gol-gol penting bagi Maung Bandung.
Debut Impresif Langsung Berbuah Clean Sheet
Momen penting Barba bersama Persib dimulai pada 12 September 2025 saat menjalani laga debut menghadapi Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut bukan laga yang mudah karena Persib langsung menghadapi salah satu tim kuat di kompetisi.
Meski baru pertama kali mengenakan seragam Persib, Barba tampil tanpa rasa canggung. Ia langsung menjadi pemimpin di jantung pertahanan dengan kemampuan membaca permainan, memotong serangan lawan, hingga mengatur koordinasi lini belakang.
Selama 90 menit penuh, Barba bermain tanpa tergantikan. Hasilnya, Persib berhasil meraih kemenangan sekaligus mencatatkan clean sheet. Penampilan tersebut menjadi awal kepercayaan Bobotoh terhadap kualitas bek berpengalaman asal Italia itu.
Menjadi Pahlawan di Stadion Kanjuruhan
Penampilan luar biasa kembali ditunjukkan Barba saat Persib bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada 22 September 2025.
Saat pertandingan memasuki babak kedua, Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Fran Putros menerima kartu merah. Dalam situasi sulit tersebut, pelatih Bojan Hodak memasukkan Barba untuk memperkuat pertahanan.
Namun yang terjadi justru di luar dugaan. Ketika banyak pihak memperkirakan Persib akan bertahan demi mengamankan hasil imbang, Barba ikut membantu serangan pada masa injury time.
Keputusan tersebut membuahkan hasil manis. Sundulan Barba berhasil mengoyak gawang Arema FC dan membawa Persib menang 2-1 meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit. Gol tersebut menjadi salah satu momen yang paling dikenang Bobotoh sepanjang musim.
Bek Tengah yang Produktif Mencetak Gol
Kontribusi Barba ternyata tidak berhenti sampai di situ. Bek berusia matang tersebut kembali mencetak gol saat menghadapi Madura United.
Beberapa pekan kemudian, ia kembali menunjukkan ketajamannya ketika menjebol gawang Borneo FC, salah satu tim yang menjadi pesaing kuat Persib dalam perebutan gelar.
Dalam delapan pertandingan awal bersama Persib, Barba sukses mengoleksi tiga gol. Catatan tersebut tergolong luar biasa mengingat posisi aslinya adalah bek tengah yang memiliki tugas utama menjaga pertahanan.
Produktivitas itu membuat Barba menjadi ancaman tambahan saat Persib memperoleh situasi bola mati. Kemampuan duel udara yang dimilikinya menjadi senjata yang sulit diantisipasi lawan.
Perjalanan Panjang dari Eropa Menuju Bandung
Sebelum bergabung dengan Persib, Federico Barba memiliki perjalanan karier yang panjang di sepak bola Eropa.
Ia merupakan lulusan akademi AS Roma yang dikenal sebagai salah satu penghasil bek berkualitas di Italia. Bersama tim kelompok usia Roma, Barba berhasil meraih sejumlah prestasi sebelum memulai karier profesional.
Perjalanannya kemudian membawanya memperkuat berbagai klub di Italia, Jerman, Spanyol, hingga Ukraina. Pengalaman bermain di Serie A, Bundesliga, dan La Liga membentuk karakter Barba sebagai bek yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan membaca permainan.
Kariernya memang sempat terganggu cedera robek otot yang membuatnya harus menepi cukup lama. Namun, ia mampu bangkit dan kembali menunjukkan kualitasnya hingga akhirnya menerima tawaran bergabung dengan Persib Bandung.
Membawa Pengalaman untuk Lini Belakang Persib
Kehadiran Barba dinilai memberikan dampak besar bagi pertahanan Persib. Pengalamannya bermain di kompetisi elite Eropa membuatnya mampu menjadi pemimpin bagi rekan-rekannya di lini belakang.
Selain kokoh dalam bertahan, ia juga dikenal memiliki kemampuan mengatur organisasi pertahanan dan membaca arah permainan lawan. Hal itu membuat Persib tampil lebih disiplin saat menghadapi tekanan.
Tak hanya memberikan kontribusi di atas lapangan, Barba juga diyakini membawa pengalaman berharga bagi pemain-pemain muda Persib. Sosoknya menjadi contoh bagaimana seorang bek modern mampu menggabungkan teknik, kecerdasan taktik, serta mental bertanding dalam satu paket yang lengkap.
Dengan performa konsisten sejak awal kedatangannya, Federico Barba kini menjadi salah satu pilar penting Persib Bandung. Pengalaman panjang yang ditempanya di berbagai kompetisi Eropa menjadi modal besar untuk membantu Maung Bandung bersaing memperebutkan gelar juara pada musim ini.
Editor : M. Helmi Nurhisam