Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Pembalap Rookie Moto3 Terbaik 2026: Veda Ega Pratama Dikepung Dua Rival, Siapa Paling Layak Jadi Rookie Terbaik?

Muhammad Rusdian Nuzula • Selasa, 7 Juli 2026 | 11:53 WIB
Pembalap rookie Moto3 terbaik 2026 masih diperebutkan Brian Uriarte, Hakim Danish, dan Veda Ega Pratama. Siapa yang akan jadi Rookie of the Year? (PINTEREST)
Pembalap rookie Moto3 terbaik 2026 masih diperebutkan Brian Uriarte, Hakim Danish, dan Veda Ega Pratama. Siapa yang akan jadi Rookie of the Year? (PINTEREST)

JAKARTA, BLITAKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Pembalap rookie Moto3 terbaik musim 2026 menjadi salah satu sorotan utama dalam Kejuaraan Dunia Moto3. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara dunia, tetapi juga di kategori Rookie of the Year yang menghadirkan pertarungan sengit para pendatang baru dengan performa luar biasa.

Memasuki pertengahan musim, persaingan pembalap rookie Moto3 terbaik semakin sulit diprediksi. Tiga nama mencuat sebagai kandidat terkuat, yakni Brian Uriarte, Hakim Danish, dan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama. Ketiganya tampil konsisten dan terus mengumpulkan poin penting di setiap seri.

Perburuan gelar pembalap rookie Moto3 terbaik pun dipastikan belum berakhir. Dengan masih tersisa beberapa seri hingga penghujung musim, peluang setiap pembalap untuk mengubah peta klasemen masih terbuka lebar.

Brian Uriarte Masih Memimpin Klasemen Rookie

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Penalti Kylian Mbappe Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Les Bleus Lolos ke Perempat Final

Hingga usai seri Dutch TT di Sirkuit Assen, Brian Uriarte masih menjadi pemimpin klasemen Rookie Moto3 2026. Pembalap asal Spanyol yang membela Red Bull KTM Ajo mengoleksi 102 poin.

Uriarte tampil konsisten sepanjang musim dengan beberapa kali finis di posisi podium. Kemampuannya menjaga ritme balapan, memanfaatkan slipstream, serta minim melakukan kesalahan menjadi faktor utama yang membuatnya berada di posisi teratas.

Selain memimpin klasemen rookie, Uriarte juga mampu bersaing di papan atas klasemen umum Moto3. Hal itu menunjukkan bahwa performanya tidak hanya unggul di antara para pendatang baru, tetapi juga mampu menantang para pembalap yang lebih berpengalaman.

Hakim Danish Jadi Kejutan Besar Musim Ini

Nama Hakim Danish menjadi salah satu kejutan terbesar Moto3 musim 2026. Pembalap asal Malaysia tersebut sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan pertamanya di Grand Prix Republik Ceko.

Keberhasilan itu menjadi titik balik perjalanan Danish sepanjang musim. Tambahan 25 poin dari kemenangan tersebut membuatnya langsung menyamai raihan poin Veda Ega Pratama.

Saat ini Danish mengoleksi 82 poin dan menempati posisi kedua klasemen rookie berkat keunggulan hasil balapan dibanding rival-rivalnya.

Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa pembalap binaan Aeon Credit–MT Helmets–MSi memiliki kemampuan bersaing dengan para talenta terbaik dunia. Momentum positif itu juga membuat Danish semakin percaya diri menghadapi seri-seri berikutnya.

Veda Ega Pratama Tetap Jadi Ancaman Serius

Indonesia masih memiliki harapan besar melalui Veda Ega Pratama. Pembalap Honda Team Asia itu tetap berada dalam persaingan perebutan gelar Rookie of the Year meski kini menempati posisi ketiga klasemen rookie.

Veda mengoleksi 82 poin atau sama dengan Hakim Danish. Selisih keduanya hanya ditentukan oleh catatan hasil balapan yang lebih baik dimiliki pembalap Malaysia tersebut.

Sepanjang musim, Veda dikenal sebagai salah satu pembalap dengan kemampuan adaptasi yang sangat cepat. Meski baru pertama kali membalap di sejumlah sirkuit Eropa, ia mampu langsung tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas.

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi saat Grand Prix Republik Ceko. Veda sukses mencatatkan fastest lap atau putaran tercepat selama balapan sekaligus finis di posisi lima besar setelah terlibat duel ketat dengan rombongan terdepan.

Kemampuan melakukan overtaking yang agresif namun tetap bersih membuat pembalap asal Indonesia itu mendapat julukan Rocket Boy di kalangan penggemar Moto3.

Persaingan Diprediksi Semakin Sengit

Selain tiga nama tersebut, sejumlah rookie lain juga mulai menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim.

Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 terus tampil konsisten di zona sepuluh besar. Rico Salmela juga beberapa kali memperlihatkan kecepatan kompetitif meski sempat kehilangan poin akibat insiden di lintasan.

Sementara Casey O'Gorman mulai mencuri perhatian setelah mampu mencatatkan putaran tercepat di Assen. Kehadiran para rookie tersebut membuat persaingan semakin menarik karena selisih performa antarpembalap tidak terlalu jauh.

Gelar Rookie of the Year Jadi Tiket Menuju Moto2

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Penalti Kylian Mbappe Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Les Bleus Lolos ke Perempat Final

Gelar Rookie of the Year bukan sekadar penghargaan bagi pendatang baru terbaik. Predikat tersebut juga menjadi nilai penting bagi karier seorang pembalap menuju kelas yang lebih tinggi.

Pembalap yang mampu tampil impresif sejak musim debut biasanya menjadi incaran berbagai tim Moto2. Konsistensi, mental bertanding, kemampuan beradaptasi, hingga kecerdasan membaca strategi balapan menjadi aspek yang selalu diperhatikan tim-tim besar.

Karena itu, setiap seri Moto3 musim 2026 memiliki arti penting bagi Brian Uriarte, Hakim Danish, maupun Veda Ega Pratama. Ketiganya masih memiliki peluang yang sama untuk mengakhiri musim sebagai rookie terbaik dunia.

Dengan beberapa seri tersisa, persaingan diperkirakan semakin panas. Uriarte memang masih memimpin klasemen, tetapi momentum kemenangan Hakim Danish serta konsistensi Veda Ega Pratama membuat perebutan gelar pembalap rookie Moto3 terbaik dipastikan berlangsung hingga balapan terakhir musim ini.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#rookie moto3 2026 #Hakim Danish #Pembalap rookie Moto3 terbaik #veda ega pratama #Brian Uriarte