Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Matangkan Amunisi! Bocoran Latihan Rahasia Honda Team Asia Moto3 Terbaru di Sirkuit Alcaras Jelang GP Jerman

Muhammad Rusdian Nuzula • Selasa, 7 Juli 2026 | 13:05 WIB
Honda Team Asia Moto3 terbaru, Veda Ega Pratama, Hiroshi Aoyama, Sirkuit Alcaras, GP Jerman
Tengok persiapan skuad Honda Team Asia Moto3 terbaru di Sirkuit Alcaras! Intip menu latihan rahasia Veda Ega Pratama demi guncang GP Jerman.  (PINTEREST)

JAKARTA, BLITAKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Ketatnya persaingan paruh musim kejuaraan dunia kelas ringan kembali memanas lewat rilis aktivitas Honda Team Asia Moto3 terbaru yang sedang melakoni persiapan khusus. Menjelang bergulirnya seri ke-11 Grand Prix Sachsenring, Jerman, tim pabrikan berlogo sayap tunggal tersebut kedapatan mengumpulkan barisan pembalap andalannya untuk mengasah kemampuan teknis. Langkah strategis ini diambil guna mengejar ketertinggalan poin serta mematangkan performa di lintasan sebelum para pembalap bertolak ke Jerman untuk berduel di sirkuit yang dikenal sangat teknis.

Aktivitas intensif dari Honda Team Asia Moto3 terbaru berpusat di Sirkuit Alcaras, Spanyol, yang menjadi lokasi latihan rutin mereka. Pembalap masa depan Indonesia, Veda Ega Pratama, terlihat sangat serius melahap menu latihan yang dipimpin langsung oleh sang manajer tim, Hiroshi Aoyama. Kehadiran Veda di sirkuit tersebut tidak sendirian, ia ditemani oleh tandemnya di kelas Moto3, Zen Mitani, serta duo pembalap Moto2, Taiyo Furusato dan Mario Aji, yang juga tengah bersiap kembali ke lintasan balap pasca-pemulihan cedera.

Eksistensi program latihan dari skuad Honda Team Asia Moto3 terbaru di lintasan Spanyol ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat paddock. Fokus utama tim kali ini adalah membedah kelemahan sasis motor serta memaksimalkan kekuatan gaya balap agresif yang dimiliki oleh Veda Ega Pratama. Publik otomotif tanah air pun menaruh harapan besar agar hasil dari porsi latihan mandiri ini dapat langsung berbuah manis berupa raihan podium penting pada akhir pekan nanti di Sachsenring.

Rahasia di Balik Pemilihan Sirkuit Alcaras

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Bantai Kanada 3-0, Singa Atlas Tantang Prancis di Perempat Final

Banyak pihak bertanya-tanya mengapa manajemen Honda begitu sering mengirim Veda Ega Pratama dan kolega untuk menggeber motor di Sirkuit Alcaras. Berdasarkan analisis teknis, Alcaras bukanlah sembarang lintasan aspal biasa. Karakter treknya yang jauh lebih sempit dibandingkan dengan sirkuit resmi Grand Prix seperti Jerez membuat Alcaras menjadi tempat yang sangat ideal untuk melatih tingkat akurasi pengereman ekstrem (hard braking) dan kelincahan manuver saat beralih arah di tikungan padat.

Selain mengandalkan motor bermesin prototipe NSF250RW dengan livery putih polos, Veda juga dijadwalkan melakoni latihan di lintasan tanah atau flat track. Menu latihan ini sangat krusial untuk mempertajam insting kontrol motor saat ban mengalami gejala selip atau sliding. Alcaras sendiri dikenal sebagai markas latihan favorit juara dunia Marc Marquez dan Alex Marquez, di mana Veda bahkan sempat menimba ilmu langsung dari dua bersaudara asal Spanyol tersebut untuk mengendalikan distribusi bobot motor secara akrobatik.

Selain mengasah ketajaman berkendara, dokumentasi resmi tim memperlihatkan momen kedekatan yang hangat di dalam garasi. Hiroshi Aoyama tampak memberikan instruksi mendalam mengenai optimalisasi fungsi-fungsi di dashboard elektronik motor kepada para pembalap mudanya. Komunikasi dua arah yang presisi ini diharapkan mampu menjembatani kendala keausan ban depan Honda yang kerap menjadi momok pada lima lap terakhir di balapan-balapan sebelumnya.

Modal Sejarah Manis Veda Ega Pratama di Sachsenring

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Bantai Kanada 3-0, Singa Atlas Tantang Prancis di Perempat Final

Menatap tantangan di GP Jerman pada 10-12 Juli 2026 mendatang, Veda Ega Pratama mengusung misi besar untuk bangkit. Kegagalan finis atau Did Not Finish (DNF) akibat insiden tabrakan di Assen, Belanda, beberapa waktu lalu telah dilupakan. Veda memiliki modal psikologis yang sangat positif di Sachsenring, mengingat pada musim 2025 lalu ia sukses memenangkan balapan kedua (Race 2) pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup di sirkuit yang sama.

Sirkuit Sachsenring yang memiliki panjang 3,671 kilometer dengan dominasi tikungan kiri yang mengalir cepat (flowing) sangat cocok dengan gaya berkendara agresif milik Veda. Pengalaman manis mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan selebrasi unik ala aura farming di Jerman musim lalu diharapkan menjadi suntikan motivasi masif bagi Veda untuk menembus rombongan lima besar dan mengamankan poin penuh demi mengejar takhta tertinggi di klasemen Rookie of the Year 2026.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#hiroshi aoyama #GP Jerman #Honda Team Asia Moto3 terbaru #Sirkuit Alcaras #veda ega pratama