Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Feda Ega Pratama Diklaim Tercepat di Moto3 Jerman, Ternyata Pujian Aki Ajo dan Dani Pedrosa Hanya Karangan

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 10 Juli 2026 | 19:40 WIB
Feda Ega Pratama sempat diklaim tercepat di Moto3 Jerman dan dipuji Aki Ajo serta Dani Pedrosa. Namun video itu mengungkap seluruh cerita hanyalah karangan. (Pinterest)
Feda Ega Pratama sempat diklaim tercepat di Moto3 Jerman dan dipuji Aki Ajo serta Dani Pedrosa. Namun video itu mengungkap seluruh cerita hanyalah karangan. (Pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan setelah beredar sebuah video yang mengklaim pembalap muda Indonesia itu tampil sebagai yang tercepat pada sesi practice Moto3 GP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Dalam narasi tersebut, Feda disebut berhasil mengungguli sejumlah rival kuat dan memastikan tiket langsung ke babak kualifikasi kedua (Q2).

Video itu juga menyebut Feda Ega Pratama mendapat pujian dari manajer Red Bull KTM, Aki Ajo. Bahkan, legenda MotoGP Dani Pedrosa diklaim ikut memberikan apresiasi atas performa serta kepribadian pembalap asal Gunungkidul tersebut selama menjalani akhir pekan balapan di Jerman.

Narasi tersebut sempat menarik perhatian karena disampaikan layaknya laporan berita lengkap dengan kutipan pernyataan. Namun, penonton yang menyaksikan hingga akhir video justru mendapat fakta berbeda terkait isi cerita tersebut.

Baca Juga: Moto3 Jerman 2026: Alvaro Carpe Kuasai FP1, Feda Ega Pratama Posisi 23, Cek Jadwal Race dan Klasemen

Feda Diklaim Tampil Tercepat di Sachsenring

Dalam video itu, Feda Ega Pratama disebut mencatatkan waktu tercepat pada sesi practice Moto3 GP Jerman. Ia dikisahkan mampu tampil konsisten sejak awal latihan hingga akhirnya mempertajam catatan waktunya pada menit-menit terakhir.

Disebutkan pula bahwa David Almansa menempati posisi kedua, disusul Maximo Quiles dan Brian Uriarte di empat besar. Hasil tersebut diklaim membuat keempat pembalap langsung lolos ke Q2 tanpa harus menjalani sesi Q1.

Sementara itu, Hakim Danis disebut gagal menembus posisi aman setelah hanya finis di urutan ke-17 sehingga harus melanjutkan perjuangan melalui babak Q1.

Muncul Klaim Pujian dari Aki Ajo dan Dani Pedrosa

Cerita kemudian berlanjut dengan narasi yang menyebut Aki Ajo memberikan pujian kepada Feda Ega Pratama. Dalam kisah tersebut, Aki Ajo mengaku terkesan dengan kemampuan adaptasi Feda di Sachsenring, tetapi tetap mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri mengingat kerasnya persaingan Moto3.

Tak hanya itu, Dani Pedrosa juga dikisahkan mengagumi karakter Feda di luar lintasan. Narasi menyebut mantan pembalap MotoGP tersebut mengetahui kebiasaan Feda menjalankan ibadah, puasa sunah, hingga melakukan kegiatan sosial selama berada di Jerman.

Penyampaian cerita dibuat sangat rinci sehingga seolah-olah berasal dari wawancara resmi dengan kedua tokoh tersebut.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Posisi 23 di FP1 Moto3 Jerman 2026, Alvaro Carpe Tercepat, Simak Jadwal Race dan Klasemen

Akhir Video Ungkap Seluruh Cerita Hanya Karangan

Menjelang penutupan video, pembuat konten akhirnya memberikan penjelasan bahwa cerita mengenai Feda Ega Pratama yang menjadi pembalap tercepat, pujian Aki Ajo, maupun komentar Dani Pedrosa bukanlah informasi faktual.

Video tersebut menegaskan bahwa narasi yang disampaikan sebelumnya sengaja dibuat sebagai cerita fiksi untuk memberikan edukasi kepada penonton mengenai maraknya penyebaran informasi palsu di media sosial dan platform video.

Melalui klarifikasi itu, pembuat konten mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum memiliki konfirmasi resmi. Penonton juga diminta membiasakan diri memverifikasi setiap kabar sebelum membagikannya kepada orang lain.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perkembangan media digital membuat siapa pun harus lebih cermat dalam menyaring informasi. Verifikasi dari sumber yang kredibel tetap menjadi langkah penting agar tidak ikut menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya, termasuk mengenai dunia balap Moto3 dan perjalanan Feda Ega Pratama.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Moto3 Jerman #Aki Ajo #Hoaks Moto3 #Feda Ega Pratama #dani pedrosa